JAKARTA –
**Borneonews**, Kebakaran Rumah di Palmerah Sebanyak 95 personel bersama dengan 18 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang melanda lima rumah di Gang RS Pelni, RT/RW 09/01 Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat. Upaya penanganan kebakaran ini melibatkan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifudin, mengungkapkan bahwa insiden kebakaran tersebut dipicu oleh arus pendek listrik atau yang lebih dikenal dengan istilah *korsleting* yang terjadi di lantai dua salah satu rumah. Syarif menjelaskan, "Korsleting listrik di lantai 2," saat memberikan keterangan di Jakarta. Dalam kejadian ini, terdapat satu korban yang mengalami luka di bagian tangan. Korban, yang berada di lantai dua rumah, sempat berteriak dan berusaha memadamkan api, namun harus mengalami luka bakar di tangannya dan segera dilarikan ke RS Pelni untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Syarif menjelaskan lebih lanjut bahwa kebakaran tersebut berdampak pada lima rumah, dengan luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 300 meter persegi. Kebakaran ini tidak hanya menimbulkan kerugian fisik, tetapi juga kerugian material yang signifikan. Menurut Syarif, total kerugian yang dialami akibat peristiwa ini mencapai Rp500 juta. "Jumlah kerugian sekitar Rp500 juta," tambahnya. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh arus listrik. Upaya pencegahan serta penanganan yang cepat sangat krusial dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan. ANTARA