BORNEONEWS, Nangan Bulik - Pemerintah kabupaten Lamandau melalui lembaga penelitian dan pengkajian Lepptes Lamandau menggelar kegiatan Gema Ramadhan 1437 Hijriyah.
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang menyajikan berbagai acara, mulai dari berbagai lomba seperti halnya lomba adzan, lomba membangunkan sahur, lomba tahfidzul-qur'an bagi anak-anak hingga acara puncak Pawai Obor Berkah Berhadiah dengan melibatkan ribuan orang.
"Untuk tahun ini, panitia juga mengagendakan kegiatan takjil on the road, kegiatan ini juga akan menggandeng sejumlah komunitas motor yang ada di Lamandau. Nantinya, kami akan membagikan takjil kepada masyarakat yang ada di Nanga Bulik, khususnya para pengguna jalan di sore hari, biar suasana ngabuburit semakin hidup," ungkap penanggugjawab kegiatan, Gandhi Nuswantara, disela-sela kegiatan pembukaan kegiatan Gema Ramadhan, Selasa (21/6/2016).
Gandhi juga memastikan, sebagai ciri khas puncak kegiatan Gema Ramadhan, panita juga menggagas Pawai Obor Berkah Berhadiah. Pawai yang menyediakan dua ribu obor lebih ini akan digelar berbarengan dengan penutupan kegiatan, yakni pada Sabtu (25/6/206).
Sementara itu, saat membuka acara yang berlangsung di Gedung LPTQ Lamandau itu, Bupati Lamandau, Marukan, berharap agar kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini terus ditingkatkan setiap tahun. Mengaca dari tahun-tahun sebelumnya, kata dia, kegiatan ramadhan yang menyajikan berbagai lomba dan kegiatan sosial keagamaan ini dinilai selalu menuai respon positif dari masyarakat secara umum.
"Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan seperti ini. Kegitan ini juga diharapkan dapat berimplikasi pada pembangunan sumberdaya manusia, khusunya di bidang keagamaan," harapnya. (HENDI NURFALAH/m)








