**Borneonews**, Banjarbaru - Pemerintah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, menunjukkan kesiapannya untuk merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang diproyeksikan sebesar Rp1,7 triliun. Hal ini sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA) PPAS yang telah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pihaknya siap untuk merealisasikan APBD tersebut, yang awalnya diproyeksikan sebesar Rp1,5 triliun. Setelah dilakukan perubahan, diperkirakan anggaran ini akan meningkat menjadi Rp1,7 triliun. Menurut Aditya, pendapatan daerah yang disepakati adalah sebesar Rp1,5 triliun, sedangkan belanja daerah sesuai KUA PPAS adalah sebesar Rp1,6 triliun.
Aditya juga merincikan bahwa pendapatan daerah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperkirakan mencapai Rp418 miliar. Selain itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat diprediksi mencapai Rp1,09 triliun. "Selisih antara pendapatan daerah dan belanja daerah yang tercantum dalam KUA PPAS 2025 ini menghasilkan defisit anggaran sebesar Rp90,7 miliar, yang akan ditutupi melalui pembiayaan daerah," ujar Aditya.
Pemanfaatan dana APBD 2025 akan diprioritaskan untuk sejumlah program yang telah dilaksanakan, seperti program "Home Care" dan pengembangan Rukun Tetangga (RT) Mandiri. Program-program ini sejalan dengan visi dan misi kepala daerah hingga awal tahun 2025.
Tak hanya itu, pembangunan sarana dan prasarana publik juga menjadi fokus utama, termasuk infrastruktur seperti jalan dan jembatan, yang ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, terutama dengan status Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalimantan Selatan. "Semua program yang merupakan bagian dari visi dan misi untuk mewujudkan Banjarbaru Juara akan dilaksanakan, termasuk sarana prasarana dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung kemajuan Ibu Kota Kalimantan Selatan," tambahnya.
Aditya juga menjelaskan bahwa Pemkot Banjarbaru telah menyiapkan program pembangunan stadion sebagai pusat olahraga. Stadion ini diharapkan dapat mendukung berbagai cabang olahraga yang ada di Banjarbaru. "Rencananya, pada tahun 2025, kami akan memulai pembangunan lapangan terlebih dahulu. Setelah lapangan selesai, pembangunan stadion beserta fasilitas pendukung untuk berbagai cabang olahraga akan dilaksanakan," tuturnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Banjarbaru bertekad untuk memajukan kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan anggaran secara efektif dan berkelanjutan.
ANTARA
Pemkot Banjarbaru, Siap Realisasikan APBD 2025 Rp1,7 Triliun
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
RI-Rusia Jajaki Transfer Teknologi Tingkatkan Pengawasan Obat-makanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







