JAKARTA –
**Borneonews**, Ibu Kota Nusantara – Presiden Joko Widodo memimpin upacara apel kehormatan dan renungan suci yang berlangsung di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tanggal 17 Agustus 2024. Acara ini dilaksanakan untuk memperingati HUT Ke-79 Republik Indonesia. Presiden tiba di lokasi upacara pada pukul 23.58 WITA. Upacara itu dimulai tepat pada pukul 00.00 WITA. Ini merupakan momen bersejarah karena apel kehormatan dan renungan suci kali ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, yakni di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jakarta dan Taman Kusuma Bangsa di IKN. Dalam kesempatan ini, Presiden memimpin acara di IKN, sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin di TMP Jakarta. Sesampainya di lokasi, Presiden Jokowi sebagai inspektur upacara menerima laporan dari komandan upacara bahwa acara sudah siap untuk dilaksanakan. Setelah itu, Presiden membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci. Dalam naskah tersebut, beliau menekankan pentingnya mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. Jokowi menyatakan, "Semua yang hadir pada upacara mengenang jasa arwah dan jasa para pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan maupun para pahlawan yang tidak dikenal nama dan tempatnya di kota-kota, dusun-dusun, lereng lereng, gunung, lembah lembah ngarai, dan dasar dasar lautan. Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keridhoan, keikhlasan, dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam mengabdi kepada perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa." Presiden juga menambahkan bahwa perjuangan besar para pahlawan adalah perjuangan besar bagi bangsa dan jalan kebaktian yang mereka tempuh merupakan jalan bagi bangsa. "Kami berdoa semoga arwah para leluhur pahlawan diterima Tuhan YME dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya," ujarnya. Setelah pembacaan naskah tersebut, prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas. Selanjutnya, dilakukan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh komandan upacara. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan yang mendalam dan kesadaran kolektif akan jasa para pahlawan bangsa. ANTARA