JAKARTA –
**Borneonews, Pulau Sebatik** Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia di Pulau Sebatik, yang terletak di daerah perbatasan RI-Malaysia, berlangsung dengan khidmat. Acara ini dipimpin oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Peringatan ini diadakan di Lapangan Sungai Nyamuk pada tanggal 17 Agustus. Rangkaian upacara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelajar dari Sebatik Timur, pegawai dari Kecamatan Sebatik Timur, serta anggota Polri dan prajurit TNI Korps Marinir Angkatan Laut dari Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) Pengamanan Ambalat XXX. Selain itu, prajurit TNI Angkatan Darat dari Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 8/Marawaca Bhuana Cakti juga turut berpartisipasi dalam upacara tersebut. Dalam upacara yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit ini, satu peleton yang terdiri dari para pelajar Madrasah Aliyah YIIPS di Sebatik Timur bersama beberapa prajurit TNI dan anggota Polri bertindak sebagai pengibar bendera. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih dapat dilihat berlangsung dengan penuh rasa hormat. Warga yang menyaksikan upacara di sekitar Lapangan Sei Nyamuk turut memberikan penghormatan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ketika bendera dikibarkan oleh pasukan pengibar bendera (paskibra). Letda Marinir I Kadek Sumeyasa bertindak sebagai komandan upacara. Letda Mar Sumeyasa diketahui sehari-hari menjabat sebagai Komandan Pos (Danpos) Sei Pancang Satgasmar Pengamanan Ambalat XXX. Setelah upacara, Lolly Suhenty melanjutkan kegiatan dengan memimpin Apel Siaga Pengawasan Partisipatif Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Lapangan Sei Nyamuk. Apel ini diikuti oleh pengawas pemilu dari seluruh Kabupaten Nunukan serta perwakilan Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Lolly menjelaskan bahwa apel siaga ini diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus agar bertepatan dengan momentum HUT RI. Menurutnya, "17 Agustus menjadi momentum yang tepat untuk mengecek langsung di daerah perbatasan untuk memastikan hak pilih warga negara kita tidak ada yang hilang." Setelah Pemilu 2024, warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih akan melaksanakan pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota secara serentak pada 27 November 2024. Dari 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota yang akan menggelar pemilihan kepala daerah tahun ini, Sebatik kini dihuni oleh lebih dari 48.000 jiwa yang terbagi ke dalam lima kecamatan, yaitu Kecamatan Sebatik Barat, Kecamatan Sebatik, Kecamatan Sebatik Timur, Kecamatan Sebatik Tengah, dan Kecamatan Sebatik Utara. Pulau Sebatik sendiri memiliki luas kurang lebih 24.600 hektare, yang dibagi antara Indonesia dan Malaysia. Indonesia menguasai bagian selatan Pulau Sebatik, sementara Malaysia menguasai bagian utara. Di perbatasan dua negara ini, Pemerintah Republik Indonesia telah membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Nyamuk, yang lokasinya berada dalam satu kompleks dengan Pelabuhan Sei Nyamuk. ANTARA