MAKASSAR –
**Borneonews**, Makassar - Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Moh Ramdhan Pomanto menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan di Anjungan City of Makassar pada hari Sabtu. Dalam sambutannya, Danny Pomanto, sapaan akrab Wali Kota Makassar, menyatakan bahwa peringatan ini mengajak masyarakat untuk bersatu, menanggalkan perbedaan, dan mengedepankan semangat persatuan bangsa selama 79 tahun kemerdekaan Indonesia. Ia menekankan perlunya kolaborasi secara inklusif untuk menciptakan Kota Makassar yang harmonis, maju, adil, dan makmur. Pemerintah Kota Makassar mengusung tema "Bersatu untuk Semua" dalam HUT ke-79 ini. Selaku pembina upacara, Wali Kota Danny Pomanto menyampaikan bahwa tema tersebut bermakna momen untuk bersatu di tengah berbagai perbedaan yang ada. Sebagai visualisasi dari tema ini, Pemkot Makassar telah menyiapkan dua Kapal Pinisi Adama dan Tungguma yang merupakan kebanggaan daerah. Kapal tersebut akan membentangkan 79 bendera Merah Putih, masing-masing berukuran 100 meter. Danny Pomanto juga menyoroti bahwa peringatan HUT RI ke-79 di tingkat nasional mengusung tema "Nusantara Baru Indonesia Maju". Tema ini mengandung harapan untuk terus melangkah maju ke arah masa depan yang lebih cerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa melalui semangat gotong royong dan inovasi. Menurut Danny, Indonesia diharapkan dapat menghadapi tantangan global dan memanfaatkan peluang di era digital dengan lebih baik. Konsep Nusantara Baru yang ia paparkan merujuk pada visi Indonesia dalam membangun identitas nasional yang lebih kuat dan bersatu, serta mempertegas peran penting bangsa di kancah global. Sementara itu, konsep Indonesia Maju menekankan tekad bangsa untuk terus berkembang di berbagai aspek, termasuk ekonomi, sosial, dan teknologi. Peringatan HUT ke-79 RI kali ini istimewa karena bertepatan dengan tiga momentum penting. Momentum tersebut meliputi penyongsongan ibu kota baru yang tahun ini berpindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN), peralihan kepemimpinan presiden, serta visi besar Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia. "79 tahun Indonesia merdeka ini menjadi momentum yang sangat spesial. Pertama, kita menyambut pemimpin baru, yaitu Prabowo-Gibran. Kedua, kita menyambut Nusantara baru. Saya kira kedua momen itu merupakan momen yang luar biasa. Ketiga, adalah menyambut Indonesia Emas 2045," tutupnya. ANTARA