**Borneonews**, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga pangan di Indonesia masih menunjukkan fluktuasi menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024. Dalam pengamatan yang dilakukan, tercatat bahwa harga cabai rawit merah mengalami penurunan menjadi Rp62.500 per kilogram (kg). Sementara itu, harga daging sapi tetap stabil di angka Rp135.060 per kg, dan beras mengalami kenaikan tipis.
Data terbaru dari Panel Harga Bapanas, yang dirilis pada pukul 09.00 WIB, menunjukkan bahwa harga beras premium naik sebesar 1,35 persen atau Rp210, sehingga menjadi Rp15.760 per kg. Sebaliknya, harga beras medium menunjukkan kenaikan yang juga modest, yaitu 0,29 persen atau Rp40, sehingga mencapai Rp13.630 per kg. Untuk beras yang dikelola oleh Bulog, dengan stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP), terjadi sedikit penurunan sebesar 0,08 persen atau Rp10, yang menjadikannya Rp12.590 per kg.
Selain beras, komoditas bawang merah juga menunjukkan kenaikan harga yaitu sebesar 1,70 persen atau Rp440, menjadi Rp26.260 per kg. Bawang putih bonggol juga mengalami kenaikan tarif sebesar 1,43 persen atau Rp570, mencapai Rp40.520 per kg. Sementara itu, harga cabai merah keriting naik 1,71 persen atau Rp770, menjadi Rp45.770 per kg, di mana cabai rawit merah justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,08 persen atau Rp50.
Harga daging sapi murni stabil di Rp135.060 per kg, sedangkan harga daging ayam ras mengalami peningkatan tipis sebesar 0,06 persen atau Rp20, kini menjadi Rp35.170 per kg. Telur ayam ras juga tercatat naik tipis sebesar 0,66 persen atau Rp190, sehingga dihargai Rp28.960 per kg.
Kedelai biji kering yang diimpor tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 0,08 persen atau Rp10, dengan harga kini di Rp11.940 per kg. Dalam hal ini, gula konsumsi juga menunjukkan tren yang sama, dengan kenaikan sebesar 0,84 persen atau Rp150, sehingga harga mencapai Rp18.090 per kg.
Minyak goreng kemasan sederhana terpantau mengalami kenaikan harga sebesar 1 persen atau Rp180, menjadikannya Rp18.180 per kg. Sebaliknya, minyak goreng curah mengalami penurunan tipis sebesar 0,94 persen atau Rp150 menjadi Rp15.890 per kg. Selain itu, harga tepung terigu curah turun sedikit 0,59 persen atau Rp60, menjadi Rp10.190 per kg, sedangkan tepung terigu non-curah justru mengalami kenaikan tipis 0,30 persen atau Rp40, sehingga tarifnya kini Rp13.370 per kg.
Pada level peternak, harga jagung tercatat turun sebesar 1,56 persen atau Rp90 menjadi Rp5.690 per kg. Hal yang sama juga berlaku untuk garam halus beryodium, yang turun 2,60 persen atau Rp300, menjadi Rp11.230 per kg. Di sisi lain, harga ikan kembung mengalami kenaikan signifikan sebesar 3,61 persen atau Rp1.340, mencapai Rp38.510 per kg. Harga ikan tongkol juga meningkat sebesar 2,04 persen atau Rp650, menjadi Rp32.460 per kg. Namun, untuk ikan bandeng, terjadi penurunan tipis sebesar 0,88 persen atau Rp290, sehingga harganya menjadi Rp32.800 per kg.
Dengan fluktuasi harga yang terjadi, Bapanas terus memantau perkembangan yang ada di pasaran untuk memastikan stabilitas harga pangan menjelang perayaan yang penting ini.
ANTARA
Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Turun dan Daging Stabil di HUT RI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







