**Borneonews**, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah mengambil langkah cepat dengan mendirikan masjid darurat serta menyediakan berbagai layanan kemanusiaan bagi para penyintas kebakaran yang terjadi di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan. Kejadian kebakaran yang berlangsung pada Selasa, 13 Agustus 2024, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, mengakibatkan kerusakan signifikan pada fasilitas ibadah di kawasan tersebut.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengungkapkan bahwa pendirian masjid darurat ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa masyarakat setempat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman, meskipun mereka menghadapi situasi yang sulit akibat bencana. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan, "Terdapat beberapa fasilitas ibadah yang terkena dampak dari kebakaran Manggarai. Hal ini tentu menjadi perhatian Baznas untuk mendirikan masjid darurat."
Selain pendirian masjid darurat, Baznas juga meluncurkan berbagai layanan lainnya, termasuk dapur umum yang mampu menyediakan makanan sebanyak 3.000 porsi per hari. Layanan lain yang disediakan mencakup dapur air serta distribusi logistik yang bertujuan untuk membantu kebutuhan dasar para penyintas. Saidah berharap bahwa beragam bantuan ini dapat membantu memudahkan akses penyintas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Saidah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta semua pihak yang telah memberikan donasi melalui Baznas. Ia menjelaskan, "Kami tentu memerlukan sinergi dari berbagai pihak untuk menyalurkan sebagian hartanya demi membantu proses pemulihan saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran Manggarai."
Wakil Ketua Baznas Tanggap Bencana, Taufik Hidayat, menambahkan bahwa pihaknya saat ini sedang mengupayakan bantuan makanan siap saji untuk lebih dari 2.000 orang yang saat ini berada di lokasi pengungsian. Ia menegaskan bahwa Baznas telah bersiaga di lokasi sejak awal kejadian, memberikan berbagai pelayanan termasuk pendirian masjid darurat dan bantuan makanan.
"Insya Allah kami berada di lokasi hingga tujuh hari ke depan. Mudah-mudahan berjalan lancar," ungkap Taufik.
Peristiwa kebakaran di Manggarai berdampak pada 1.172 Kepala Keluarga (KK), di mana total 3.332 jiwa terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Dengan situasi ini, Baznas berharap bahwa setiap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penyintas dan membantu mereka dalam proses pemulihan setelah bencana.
ANTARA
Baznas RI dirikan masjid darurat dan bantu penyintas kebakaran Manggarai
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Komentar (0)
Memuat komentar…







