JAKARTA –
**Borneonews** - Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengajak masyarakat untuk memperkuat resiliensi atau ketahanan di ruang digital. Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia. Dalam pandangannya, langkah ini penting agar Indonesia dapat memiliki kedaulatan digital yang mumpuni. Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa teknologi memiliki dua sisi, yaitu dampak positif dan negatif. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat resiliensi dan memastikan ketahanan digital yang tangguh bagi masyarakat di seluruh negeri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan keterampilan digital masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mampu memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. Tingkat keterampilan digital yang lebih baik di kalangan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan daya saing dalam bidang digital. Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa dengan demikian, Indonesia tidak hanya akan dipandang sebagai target pemanfaatan teknologi, tetapi juga sebagai negara yang mampu menciptakan teknologi sebagai solusi. Pemerintah mencanangkan fokus pada tumbuhnya inovasi digital dengan tujuan meningkatkan daya saing talenta-talenta digital Indonesia, yang pada gilirannya diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan. "Inovasi teknologi sebaiknya difokuskan untuk memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global, sambil juga memberdayakan ekonomi masyarakat lokal," ungkap Budi. HUT ke-79 Republik Indonesia menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya bendera pusaka dikibarkan dalam peringatan HUT RI di ibu kota baru, Ibu Kota Nusantara. Tahun ini, tema HUT RI adalah "Nusantara Baru Indonesia Maju", yang mencerminkan transisi Indonesia menuju ibu kota baru dan perubahan dalam pemerintahan. Dalam memeriahkan perayaan ini, rangkaian agenda HUT ke-79 RI diadakan di dua lokasi secara serentak dan terhubung secara *hybrid*, yaitu di Istana Negara Ibu Kota Nusantara dan di Istana Merdeka Jakarta. Presiden Joko Widodo memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara IKN, sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin upacara serupa di Istana Merdeka Jakarta. Dalam konteks peringatan tersebut, diharapkan masyarakat Indonesia lebih siap menghadapi tantangan digital ke depan, sekaligus memanfaatkan teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian. ANTARA