JAKARTA –
**Borneonews**, Oslo - Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, dalam pernyataannya pada Jumat (16/8), menegaskan bahwa keputusan Israel untuk menghentikan sementara kantor perwakilannya di Palestina menunjukkan bahwa Tel Aviv tidak mendukung solusi dua negara. Barth Eide mendesak kepada dunia untuk menekankan bahwa tidak ada alternatif yang lebih baik selain solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik yang ada. Dalam siaran persnya, Eide juga mengumumkan bahwa Norwegia terpaksa menutup kantor perwakilannya di Palestina tanpa batas waktu. Hal ini mencerminkan keprihatinan mendalam atas situasi yang berlangsung. Menurut Eide, tindakan Israel menunjukkan penolakan terhadap usulan solusi dua negara, yang justru berupaya untuk mengacaukan upaya internasional dalam mencapai kesepakatan tersebut. Dia menegaskan bahwa Norwegia akan terus melanjutkan upayanya dalam mendukung solusi dua negara, dengan menyatakan, "Tidak ada alternatif yang efektif selain (solusi dua negara) itu." Menteri Luar Negeri Norwegia menggambarkan langkah yang diambil oleh Israel sebagai "ekstrem dan tidak masuk akal." Dia juga menekankan bahwa tindakan Israel terhadap Norwegia merupakan respons terhadap dukungan negara ini terhadap rakyat Palestina, terutama yang berkaitan dengan pengadilan internasional. Eide menegaskan pentingnya bagi komunitas internasional untuk jelas dan tegas dalam menyatakan bahwa tidak ada alternatif yang efektif selain solusi dua negara. Diharapkan, pernyataan ini dapat memperkuat kembali komitmen global dalam menyelesaikan konflik yang telah berlangsung sekian lama ini. ANTARA