JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di seluruh Indonesia melalui pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan. Langkah ini diambil guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah. Sekretaris Jenderal Kemenhub, Novie Riyanto, menyampaikan sambutan Menteri Perhubungan pada peringatan HUT RI ke-79. Ia menekankan bahwa Kemenhub secara konsisten telah melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan dan membangun infrastruktur transportasi yang mampu menghubungkan antar kawasan serta antarwilayah di tanah air. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, yang bertujuan membuka akses bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satu upaya tersebut adalah menyediakan layanan angkutan keperintisan di daerah terdepan, terdalam, dan perbatasan Indonesia. Selain itu, Kemenhub juga fokus pada pengembangan angkutan umum perkotaan yang modern dan terintegrasi. Dari tahun 2015 hingga 2024, Kemenhub telah berhasil menyelesaikan 45 proyek strategis nasional. Salah satu program unggulan yang telah memberikan dampak signifikan adalah subsidi angkutan tol laut. Program ini terbukti efektif dalam menekan disparitas harga barang di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3TP). Hingga saat ini, terdapat 39 rute tol laut yang beroperasi, 41 pelabuhan saling terhubung, serta lebih dari 40 rute jembatan udara yang menambah aksesibilitas di seluruh Indonesia. Di sektor perkotaan, Kemenhub juga mengembangkan sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi dengan menerapkan prinsip keberlanjutan. Di antara proyek tersebut adalah Lintas Raya Terpadu (LRT), yang merupakan kereta tanpa masinis. Selain itu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal sebagai “Whoosh,” menjadi kebanggaan karena menjadi teknologi kereta cepat pertama di Asia Tenggara. Moda Raya Terpadu (MRT) juga hadir sebagai alternatif transportasi yang nyaman dan efisien bagi masyarakat perkotaan. Novie Riyanto mengajak seluruh insan transportasi untuk berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan dengan mendorong pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyatakan, “Mari mengisi kemerdekaan dengan gerak pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga republik tercinta ini agar negeri ini semakin menjadi negara yang kuat berlandaskan Pancasila.” Dalam upacara tersebut, turut hadir Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Perhubungan, yang bersama-sama menyampaikan komitmen untuk terus mengembangkan sektor transportasi nasional. ANTARA