JAKARTA –
**Borneonews**, IKN - TNI Angkatan Udara menampilkan atraksi sembilan pesawat tempur F16 Fighting Falcon dalam rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi yang diadakan untuk memperingati HUT Ke-79 Republik Indonesia di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu. Kapten Penerbang I Putu Satrya Kedaton, yang memandu atraksi tersebut, mengungkapkan, "Kita saksikan bersama penampilan demo udara dari Garuda Flight, pesawat tempur F16 Fighting Falcon." Atraksi ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia. Dalam penampilannya, terdapat tiga manuver yang diperagakan oleh F16 Fighting Falcon. Manuver pertama yang ditunjukkan adalah High-G Turn, yang memungkinkan pilot untuk melakukan belokan lebih tajam daripada biasanya. Selanjutnya, ada manuver high speed spiral climb yang menunjukkan kemampuan pesawat dalam mendaki dengan kecepatan tinggi. Manuver terakhir adalah bomb burst, yang menambahkan elemen kejutan dalam performa pesawat. Kapten Satrya juga menyampaikan pesan ucapan selamat ulang tahun langsung dari kokpit pesawat tempur F16 Fighting Falcon. Demo tersebut ditutup dengan ucapan selamat ulang tahun yang dinyatakan oleh salah satu pilot F16 serta oleh Kapten Satrya sendiri. "Dirgahayu Republik Indonesia. Nusantara baru, Indonesia maju," ungkapnya sebagai penutup atraksi yang mengesankan dari TNI Angkatan Udara. Di samping atraksi pesawat tempur, rangkaian agenda peringatan HUT Ke-79 RI tahun ini dilaksanakan di dua lokasi secara bersamaan dan terhubung (hybrid), yaitu di Istana Negara IKN dan di Istana Merdeka Jakarta. Presiden Joko Widodo memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara IKN, sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin upacara di Istana Merdeka Jakarta. HUT Ke-79 RI adalah momentum yang istimewa karena untuk pertama kalinya bendera pusaka dikibarkan saat peringatan HUT RI di ibu kota baru. Pada tahun ini, tema peringatan HUT RI adalah "Nusantara Baru Indonesia Maju," yang menandakan momentum transisi Indonesia dalam menyongsong ibu kota baru Nusantara serta transisi pemerintahan ke depan. ANTARA