BORNEONEWS, Kasongan - Kalangan DPRD Katingan mendukung rencana pemugaran Sandung tertua di Desa Tumbang Manggo, Kecamatan Sanaman Mantikei. Dalam bangunan sandung tersebut bersemayam para tokoh dan leluhur desa setempat. Di antaranya Temanggung Jahan, Damang Karotot, Damang Puter, Dambung Asu, Singa Munyin dan Muei dan lain-lain.
"Kami sangat mendukung diadakannya pemugaran kembali sandung tertua ini. Sebab, bangunan sandung ini terakhir kali dipugar pada tahun 1980 an," kata anggota DPRD Katingan, yang juga putra asli Tumbang Manggo, Yanel, Rabu (22/6/2016), via selular.
Yanel yang meninjau lokasi sandung tersebut menyebutkan, karena sudah termakan usia, kondisi bangunan sudah tidak stabil karena keempat tiang sandung miring. Bahkan, tiga buah tiang sudah lapuk dan hanya tinggal satu tiang yang menopang bangunan agar tidak roboh.
Menurut legislator Partai Gerindra itu, untuk rencana pemugaran sudah ada panitia kecil yang diketuai Mama Seng. Rencananya dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan di rumah Ramayana dengan harapan seluruh keturunan leluhur dan tokoh masyarakat dapat hadir membicarakan dan menyepakati rencana kegiatan pemugaran sandung tersebut.
"Dukungan seluruh keluarga besar yang merupakan keturunan para tokoh dan leluhur di sandung ini sangat diharapkan dalam pertemuan nantinya. Baik dukungan moril maupun materil guna penyelesaian pemugaran sandung tertua di Desa Tumbang Manggu ini," kata Sekretaris Komisi I DPRD Katingan, Yanel. (HAIRUL SALEH/N).








