**Borneonews, Denpasar** Pemprov Bali untuk pertama kalinya melangsungkan kirab duplikat Bendera Pusaka Merah Putih menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI). Kegiatan ini merupakan langkah signifikan dalam merayakan proklamasi kemerdekaan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, menjelaskan bahwa acara kirab ini adalah yang pertama kali dilakukan dengan menggunakan Bendera Merah Putih duplikat yang dibagikan oleh Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) secara nasional di Jakarta. Hal ini menunjukkan kepentingan dan keseriusan Pemprov Bali dalam menghormati momen bersejarah tersebut.
Sejak pukul 07.00 Wita pada hari tersebut, separuh pasukan Paskibraka Bali bergerak menuju rumah jabatan Gubernur Jayasabha. Dua anggota perempuan dari pasukan tersebut menerima bendera yang diserahkan oleh Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, I Wayan Serinah. Selanjutnya, para pasukan menggunakan mobil terbuka untuk mengangkut duplikat bendera pusaka tersebut ke lokasi upacara yang bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
Dewa Indra mengungkapkan bahwa bendera ini memiliki makna magis yang sangat tinggi. Sesuai arahan dari BPIP, bendera tersebut diproses kirab dari tempat awalnya menuju lapangan upacara. Kirab ini juga dilakukan di Induk Ibu Kota Negara (IKN) dan seluruh Indonesia, sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan kepada Bendera Merah Putih yang merupakan lambang negara.
Dalam upacara peringatan HUT ke-79 RI, Sekda Dewa Indra mewakili gubernur menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada jasa-jasa pahlawan, serta mengingatkan generasi muda tentang perjuangan pendahulu dalam meraih kemerdekaan. Ia merasakan bahwa proses pengibaran Bendera Merah Putih melalui upacara tersebut adalah hal yang sangat hikmat, sehingga penting bagi masyarakat untuk menghormati bendera sebagai identitas bangsa.
Pemprov Bali juga mengartikan peringatan ini sebagai bagian dari langkah menuju tahun 2045, mendekati seratus tahun usia kemerdekaan Indonesia. Dewa Indra percaya bahwa seluruh masyarakat memiliki cita-cita yang sama, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju. Dia mengingatkan bahwa negara maju akan lahir dari kebulatan tekad dan persatuan rakyatnya.
ANTARA
Kirab Bendera Pusaka Merah Putih, HUT ke-79 RI di Bali
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
Komentar (0)
Memuat komentar…







