MAKASSAR –
**Borneonews**, Makassar - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, memaparkan berbagai program prioritas dalam upaya mewujudkan *Indonesia Maju* pada Upacara Peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Jufri Rahman mengungkapkan tanggung jawab bersama untuk melaksanakan pembangunan nasional dan provinsi melalui program-program strategis. Pemprov Sulsel saat ini memfokuskan perhatian pada sejumlah program strategis yang sejalan dengan prioritas nasional. Beberapa program tersebut mencakup pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan kasus stunting, peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan, pelayanan publik yang lebih baik, reformasi birokrasi, serta tata kelola pemerintahan yang lebih efektif. Selain itu, kesuksesan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada tahun 2024 juga menjadi salah satu dari program prioritas yang ditekankan oleh Jufri Rahman. Dalam penjelasannya, Jufri Rahman menyatakan bahwa capaian pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan mengalami perbaikan yang signifikan sejak tahun 2005 hingga 2023. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam rencana pembangunan daerah untuk periode 20 tahun ke depan. Rencana tersebut dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025-2045 yang memiliki visi "Sulawesi Selatan Mandiri, Maju dan Berkelanjutan." Jufri Rahman juga menambahkan, pembangunan saat ini dilakukan dengan prinsip integrasi, sinkronisasi, sinergi, dan keberlanjutan. Upaya ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya secara efisien, efektif, serta adil dan berkelanjutan. "Hal ini kami rumuskan melalui program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujarnya. Lebih lanjut, Jufri Rahman memberikan gambaran tentang capaian pembangunan saat ini. Ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh positif dengan angka 4,82 persen pada triwulan I 2024 dan meningkat menjadi 4,98 persen di triwulan II 2024. Kinerja Pemprov Sulsel dalam pengendalian inflasi juga menunjukkan hasil yang baik, dengan angka 2,03 persen pada triwulan I 2024, menjadikannya sebagai provinsi terbaik kelima secara nasional. Pencapaian ini berlanjut dengan angka pengendalian inflasi yang menurun menjadi 1,74 persen pada triwulan II 2024, sehingga Sulawesi Selatan terakui sebagai provinsi terbaik kedua secara nasional dalam pengendalian inflasi, dan satu-satunya di zona Sulawesi. Jufri Rahman menjelaskan bahwa peningkatan perekonomian ini diiringi dengan perbaikan kualitas pembangunan manusia yang tumbuh rata-rata sebesar 0,69 persen per tahun. Peningkatan tersebut terlihat dalam semua dimensi, termasuk umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup yang layak. Akhirnya, Jufri Rahman mengungkapkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024, yang menunjukkan bahwa persentase angka pengangguran di Sulawesi Selatan mengalami penurunan menjadi 4,90 persen dibandingkan dengan angka 5,26 persen pada Februari 2023. Selain itu, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan pada Maret 2024 tercatat sebesar 736,48 ribu orang, yang menunjukkan penurunan sebesar 52,4 ribu jiwa jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2023. ANTARA