BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pemadaman bergilir di Kabupaten Murung Raya dan sekitarnya karena terjadi kekurangan 1.800 kilowatt. Kekurangan daya itu terjadi karena kerusakan dua unit mesin PT Adiquatro, pihak ke tiga yang dikontrak PLN untuk menyediakan tenaga listrik. Akibatnya, terjadi pemadaman listrik bergilir selama 8 jam dalam sehari di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, dan daerah sekitar.
Site Manager PLTD PT Adiquatro, Agus Rinawan saat dikonfirmasi melalui telpon seluler mengatakan akibat rusaknya mesin tersebut pihaknya mengalami kekurangan daya sebesar 1.800 kilowatt dalam menyuplai kebutuhan listik masyarakat Kota Puruk Cahu maupun daerah sekitar.
“Yang mengalami kerusakan adalah mesin yang kami sebut dengan nama krenset. Dua mesin yang rusak tersebut dapat mengeluarkan daya 1.800 KW dan otomotis akibat kerusakan tersebut kebutuhan daya listrik mengalami kekurangan sebesar daya tersebut,” jelas Agus Rinawan, Rabu (22/6/2016).
Menurut Agus Rinawan, saat ini pihaknya hanya bisa menyediakan sebesar 2.400 kilowatt dan tentu daya sebesar tersebut tidak bisa menyokong kebutuhan akan listrik semua pelanggan di Kabupaten Mura dan akibatnya terpaksa harus melakukan pemadaman bergilir.
Dari daya yang bisa disediakan sebesar 2.400 kilowatt tersebut menurut Agus, 900 kilowatt merupakan daya dari mesin milik PLN, sedangkan sisanya 1.500 kilowatt merupakan daya listik dari mesin yang masih berfungsi.
Sesuai permintaan Bupati Mura, Perdie M Yoseph, Agus Rinawan mengatakan, akan berusaha sekuat tenaga agar sebelum lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah, pelayanan PLN segera normal. Pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak menejemen perusahaan yang berpusat di Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel).
Bupati Mura, Perdie M Yoseph mengatakan sudah meminta pihak menejemen perusahaan yang menyediakan daya listrik agar segera memperbaiki kerusakan dan hal ini harus selesai sebelum hari lebaran.
"Harus ada upaya dari pihak PLN untuk segera memperbaikinya dan jangan sampai kondisi ini terus berkepanjangan karena akan berdampak di berbagai kegiatan masyarakat, utamanya bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa seperti sekarang ini," ungkap Bupati Mura, Perdie M Yoseph, Agus Rinawan. (SUPRI ADI/N).








