JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mendorong seluruh sivitas di Kementerian Kominfo untuk menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan rasa bangga dan syukur. Hal ini disampaikan sebagai salah satu bentuk dari pemikiran Indonesia Sentris. Dalam sebuah rilis pers, Budi Arie menegaskan pentingnya menyambut IKN dengan semangat yang tinggi. Pesan ini disampaikan saat dirinya menjadi Inspektur Upacara dalam rangka peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat. Budi Arie menilai bahwa pembangunan IKN bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga merupakan simbol keberlanjutan. Ia menambahkan bahwa IKN akan menjadi kota pintar dan kota hijau bertaraf global yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan Nusantara serta semangat Indonesia Sentris. Pencapaian pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk IKN, tidak terlepas dari visi, ketekunan, dan dedikasi Presiden Joko Widodo dalam memimpin bangsa selama sepuluh tahun terakhir. Dengan penuh rasa hormat, Budi Arie menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Presiden Joko Widodo atas upayanya meletakkan fondasi untuk menciptakan visi Indonesia Emas 2045. "Secara khusus, kami ingin menghaturkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo," ujar Budi Arie. Ia menekankan pentingnya melanjutkan fondasi yang telah dibangun, dan memastikan bahwa semua capaian dan inisiatif pembangunan ke depan tidak akan meredup. Budi Arie kemudian mengajak seluruh sivitas Kementerian Kominfo untuk terus menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas demi kemajuan bangsa. "Mari kita nyalakan Api Nan Tak Kunjung Padam demi kesejahteraan generasi mendatang, demi kemajuan negeri, dan demi kejayaan ibu pertiwi," tegasnya. Ia pun mengucapkan selamat memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, dengan semangat "Nusantara Baru, Indonesia Maju. Merdeka!". Upacara Peringatan HUT ke-79 RI di Kementerian Kominfo dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Selain Menteri, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, serta pejabat pimpinan tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Kominfo. ANTARA