BORNEONEWS, Sampit - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-79.
Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB dipimpin oleh inspektur Meldy Putera selaku Kepala Lapas Sampit. Adapun peserta upacara yaitu Pejabat Struktural, staf, anggota jaga serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan DWP (Darma Wanita Pemasyarakatan) Lapas Sampit yang turut berpartisipasi dalam Upacara HUT Ke-79 RI.
Upacara diawali dengan dibacakan teks proklamasi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih , pembacaan UUD 1945 dan dilanjutkan pembacaan Panca Prasetya Kopri.
Pada kesempatan itu, Meldy membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly. Ia menyampaikan bahwa upacara ini dimaknai untuk mengenang jasa para pahlawan, menggugah semangat kebangsaan, mencintai dan semangat membangun bangsa tanah air Indonesia.
"Dengan tema Nusantara baru Indonesia maju menandakan bahwa setiap tahun yang kita lewati, setiap peringatan yang kita adakan adalah pengingat akan pengorbanan para pahlawan kita," kata Meldy.
Seluruh bangsa Indonesia dihadapkan pada tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita para pahlawan yang mendambakan bangsa ini maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Lanjutnya, menghormati perjuangan mereka dengan cara melanjutkan estafet cita-cita tersebut. warnai Kemerdekaan dengan memberikan sumbangsih kepada masyarakat, bangsa, dan negara sesuai dengan amanah yang telah diberikan kepada kita semua.
"Tema HUT ke-79 RI tahun 2024 memiliki arti seruan untuk membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan bangsa, di mana setiap elemen masyarakat berperan aktif demi mencapai kemajuan yang lebih baik. Nusantara Baru adalah refleksi dari semangat gotong royong kita untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju dan berdaya saing tinggi," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









