JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memaknai Upacara HUT Ke-79 Republik Indonesia yang diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta, sebagai upacara *wada* yang berarti pamitan untuk terakhir kalinya. Dalam pernyataannya, Ma'ruf menyatakan, "Ya, ini sangat berkesan karena ini yang terakhir. Bagi saya ini upacara *wada*, ya kan ada tawaf *wada*, haji *wada*, nah sekarang ini upacara *wada* namanya, pamitan untuk yang terakhir kali." Ma'ruf Amin mengungkapkan rasa terkesan atas upacara yang ia hadiri untuk terakhir kalinya sebagai Wakil Presiden Ke-13 Republik Indonesia. Upacara tahun ini menjadi istimewa karena diselenggarakan di dua lokasi, yaitu di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur serta di Istana Merdeka, Jakarta. Ia menyatakan, "Sangat berkesan, ditambah lagi upacaranya tidak seperti biasa, di dua tempat, ini momentum bersejarah." Wakil Presiden menjelaskan bahwa momentum penyelenggaraan Upacara HUT RI merupakan momen yang penuh makna. Upacara HUT Ke-79 RI di IKN juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun wilayah baru yang diharapkan dapat menjadi penggerak bagi Indonesia Maju. Selain itu, pelaksanaan Upacara HUT RI di IKN bertujuan untuk mempersatukan masyarakat dan menunjukkan bahwa kesatuan serta kebersamaan rakyat Indonesia tidak terhalang oleh batas geografis. "Bahwa kesatuan dan kebersamaan kita tidak terhalang oleh batas geografis itu, kan bisa dilakukan bersama. Kita juga berharap semakin terbangun kebersamaan, keadilan, dan kemerataan untuk seluruh rakyat Indonesia," tambah Ma'ruf Amin. Di samping upacara pagi, Wakil Presiden dan Ibu Wury Ma'ruf Amin juga dijadwalkan untuk hadir dalam upacara penurunan bendera merah putih yang akan dilaksanakan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada sore hari. ANTARA