DENPASAR –
**Borneonews**, Gianyar, Bali - Para petugas pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api yang melanda Pasar Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Pada Sabtu lalu, seorang petugas kebakaran menyampaikan, "Kami sudah minta bantuan pemadam kebakaran Pemprov Bali untuk mematikan api." Asap hitam tebal terlihat menyelimuti kawasan Pasar Ubud dan sekitarnya. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada pasar itu sendiri, tetapi juga memenuhi restoran dan kafe yang berlokasi dalam radius 100 meter dari area terbakar. Dalam situasi mendesak ini, para petugas kebakaran tampak bekerja keras dengan menyemprotkan air ke arah sumber api. Kondisi ini menyebabkan ketegangan di kalangan para turis yang biasanya ramai mengunjungi Kota Ubud. Terlihat banyak pengunjung yang panik dan mulai menjauh dari Pasar Ubud yang dipenuhi asap hitam pekat. Dalam upaya untuk menjaga keselamatan, aparat kepolisian juga berperan aktif dengan mengatur arus kendaraan. Mereka mengalihkan lalu lintas agar tidak mendekati pasar dan memberikan ruang agar kendaraan pemadam kebakaran dapat dengan mudah masuk dan keluar dari lokasi kejadian. Hingga saat berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Pasar Ubud merupakan area penting yang dikenal sebagai pusat kerajinan tangan khas Bali, yang sangat diminati oleh para wisatawan. Perlu dicatat bahwa Pasar Seni Ubud baru-baru ini diresmikan kembali pada 23 September 2023 setelah menjalani proses renovasi. Lokasi pasar ini sangat strategis, berada di tengah kota dan berseberangan langsung dengan Puri Ubud, yang semakin menambah daya tariknya bagi pengunjung. ANTARA