**Borneonews**, Pontianak - Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, menekankan pentingnya momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 sebagai kesempatan untuk memperkuat kawasan perbatasan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok tanah air.
Wempi mengungkapkan, dalam konteks ekonomi kawasan, pemerintah pusat menekankan perlunya memperkuat rantai pasok logistik dalam negeri sampai ke kawasan perbatasan. Selain itu, beliau juga menegaskan pentingnya meningkatkan nilai tambah dari produk hasil kerajinan masyarakat yang berada di daerah perbatasan. "Kita harus membantu memasarkan produk-produk ini ke negara tetangga agar masyarakat perbatasan dapat menikmati peningkatan ekonomi yang signifikan," kata Wempi saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri pada upacara peringatan HUT ke-79 RI di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat, pada hari Sabtu.
Dalam hal pengelolaan PLBN, Wempi menekankan pentingnya peningkatan tata kelola pengawasan dan pelayanan di semua PLBN. "Kita perlu melakukan risk assessment secara menyeluruh, baik dalam aspek pengamanan maupun pelayanan, untuk memastikan bahwa PLBN kita dapat berfungsi secara optimal," ujarnya.
Berkenaan dengan PLBN, khususnya dalam aspek keimigrasian, kepabeanan, dan kekarantinaan, Wempi juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas lembaga beserta personel yang bertugas di garis depan. "Mereka adalah simpul penjaga kedaulatan negara kita di halaman depan, dan kita harus memastikan mereka memiliki kemampuan yang memadai untuk menjalankan tugasnya," ungkap Wempi.
Di sisi lain, dalam kesempatan tersebut, Wempi mengimbau seluruh masyarakat yang berada di kawasan perbatasan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta berperan sebagai simbol nasional di perbatasan. "Semua warga negara Indonesia di perbatasan harus mampu menjadi cerminan dari kekuatan dan kebanggaan bangsa kita," tambahnya.
Wempi juga menegaskan bahwa pengelolaan perbatasan negara merupakan urusan pemerintahan yang bersifat multifungsional dan kompleks. Menurutnya, peran kolaboratif dan pendekatan pentahelix menjadi sangat penting dalam pembangunan kawasan perbatasan. "Setiap unsur, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media informasi memiliki kekuatan masing-masing yang jika digerakkan secara sinergis, dapat membawa dampak yang besar," paparnya.
Wempi mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa. "Bersama-sama, mari kita wujudkan perbatasan yang kuat, sejahtera, dan menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia," imbaunya.
Momentum peringatan HUT RI ke-79 diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi seluruh komponen bangsa dalam memperkuat kawasan perbatasan. Hal ini diharapkan dapat berfungsi sebagai pilar penting dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. "Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Indonesia diharapkan dapat mencapai kesejahteraan yang merata dan membawa dampak positif bagi seluruh rakyat, khususnya mereka yang berada di wilayah perbatasan," tutup Wempi.
ANTARA
Momentum HUT ke-79 RI untuk Perkuat Kawasan Perbatasan
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







