PONTIANAK –
**Borneonews**, Pontianak - Forum Bulog melaksanakan serangkaian kegiatan sosial yang difokuskan pada distribusi pangan dan stabilitas harga di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia melalui gerakan *Bulog Siaga Merdeka*. Direktur Human Kapital Forum Bulog, Purnomo Sinarhadi, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya di sekitar kantor-kantor Bulog yang tersebar di berbagai daerah. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil. Di Bulog Regional Kalimantan Barat, pihaknya menyiapkan 3 ton beras, 1 ton gula pasir, dan 1.000 liter minyak goreng. Tiga komoditas tersebut dijual dengan harga terjangkau di Kantor Wilayah Bulog Kalbar. Purnomo menambahkan bahwa program *Bulog Siaga Merdeka* merupakan salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat mendapatkan akses ke bahan pangan penting dengan harga yang wajar. Selain fokus pada distribusi pangan, Bulog juga menggelar upacara bendera pada tanggal 17 Agustus di seluruh wilayah Indonesia, di mana lokasi kantor-kantor Bulog berada. Pelaksanaan upacara ini menjadi bentuk penghormatan terhadap Hari Kemerdekaan, serta sebagai simbol komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga melalui jalur distribusi dan penjualan yang efektif. "Kami ingin memastikan bahwa momentum Hari Kemerdekaan ini tidak hanya dirayakan secara simbolis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal kestabilan harga bahan pokok," ungkapnya. Lebih lanjut, Purnomo menjelaskan bahwa Bulog terus menyalurkan bantuan pangan nasional yang mencakup berbagai jenis kebutuhan pokok. Penyaluran bantuan ini mencakup antara 1,5 hingga 1,6 ton bahan pangan yang didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah-daerah perbatasan. "Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami sebagai Bulog untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil, mendapatkan akses terhadap pangan yang memadai," katanya. Sebagai tambahan, Bulog juga memberikan bingkisan yang berisi beras, gula, dan minyak goreng kepada kuli panggung yang bekerja di gudang Bulog. Bingkisan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada masyarakat yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari Bulog. "Dana untuk program ini berasal dari alokasi anggaran Bulog yang dikhususkan untuk kegiatan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memberikan sesuatu yang lebih kepada masyarakat, terutama di momen bersejarah seperti ini. Bingkisan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus sebagai bentuk kepedulian kami," ujarnya. Dengan program-program ini, Bulog berharap dapat berkontribusi secara nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Purnomo menekankan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia harus tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga harus membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia. "Melalui upaya bersama ini, Bulog berkomitmen untuk terus melanjutkan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi nasional," tutup Purnomo. ANTARA