**Borneonews, Serang** - Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, mengungkapkan bahwa semangat juang para pahlawan dalam meraih kemerdekaan bangsa merupakan landasan penting bagi pembangunan yang sedang dilakukan, terutama di tingkat pemerintahan provinsi. Dalam pandangannya, pembangunan adalah proses yang sangat dinamis dan selalu memerlukan penyesuaian terhadap kondisi yang dihadapi. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan yang sungguh-sungguh dalam setiap langkahnya.
Dalam kegiatan upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di KP3B, Serang, Al Muktabar menyoroti tema peringatan yang diusung, yaitu "Nusantara Baru Indonesia Maju". Tema ini mengandung makna adanya harapan dan tantangan yang lebih besar di masa depan yang harus diupayakan bersama. Ia menekankan pentingnya menyusun langkah-langkah pembangunan dalam satu skema yang baik, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pertanggungjawaban.
Al Muktabar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan delapan Pemerintah Kabupaten/Kota berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan upaya menurunkan angka kemiskinan, angka stunting, serta gizi buruk. Selain itu, mereka juga berusaha untuk menciptakan lapangan kerja melalui kemudahan investasi yang diberikan. Pemprov Banten berkomitmen untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki di Provinsi Banten demi kesejahteraan masyarakat.
"Kita juga terus mengikhtiarkan instrumen-instrumen dasar perekonomian kita. Alhamdulillah banyak hal yang telah kita capai. Namun, masih banyak ikhtiar ke depan yang harus kita lakukan untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat," kata Al Muktabar. Ia menekankan bahwa ini merupakan cita-cita yang diusung oleh para pejuang yang menjadi penggagas Provinsi Banten.
Melihat ke depan, Al Muktabar menyadari bahwa dunia saat ini dihadapkan pada ketidakpastian. Menurutnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, selalu mengingatkan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia agar dapat memanfaatkan peluang yang ada di tengah situasi tersebut. "Generasi muda harus kita siapkan kemampuannya, harus sehat, dan memiliki sumber daya manusia yang kuat serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, kita perlu terus memperkuat dunia pendidikan, dan pemerintah harus hadir dalam hal ini," ujarnya.
Al Muktabar juga memberikan pesan kepada generasi muda untuk mewarisi semangat nilai juang para pahlawan. Menurutnya, mewarisi semangat tersebut merupakan bekal yang lebih dari cukup untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Dalam upacara tersebut, Al Muktabar bertindak sebagai pemimpin, sedangkan Letkol Inf Eko Asmani ditunjuk sebagai Komandan Upacara. Pembawa baki duplikat Bendera Pusaka Merah Putih adalah Anisya Balqis Arundaya, dan pengibar bendera terdiri dari M Arvin Makarim, Gerardo Martus Ganda Sitorus, serta Daffa Abimanyu Gustanto. Selain itu, pembacaan teks Proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRD Provinsi Banten, Andra Soni, pembacaan teks Pancasila oleh Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan pembacaan teks Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Siswanto.
ANTARA
Gubernur Banten, Semangat Juang Pahlawan Modal Pembangunan
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







