SURABAYA –
**Borneonews**, Sidoarjo - Perum Bulog Kanwil Jawa Timur (Jatim) menggelontorkan sejumlah komoditas pangan murah melalui program Bulog Siaga Merdeka di 13 titik lokasi di provinsi ini. Langkah ini diambil untuk mengendalikan pasokan bahan pokok bagi masyarakat. Awaludin Iqbal, selaku Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jatim, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam pelaksanaan secara nasional, kegiatan serupa dilakukan di 79 titik lokasi, dengan 13 titik di antaranya berada di wilayah Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Awaludin mengemukakan bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat di Jatim akan dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Hal ini diharapkan dapat memenuhi konsumsi sehari-hari, sekaligus meramaikan perayaan kemerdekaan. “Gerakan amankan harga pangan dilaksanakan tepat pada peringatan hari kemerdekaan guna mendekatkan pasokan beras dan pangan lainnya kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa lokasi pelaksanaan program ini terutama diprioritaskan di pemukiman padat penduduk, yang langsung menyasar konsumen akhir, serta di kantor kelurahan, kantor kecamatan, dan kawasan industri. Di Sidoarjo, Bulog menyiapkan 5.000 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (Beras SPHP) yang dijual dengan harga Rp56.500 per kantong, dalam kemasan 5 kilogram. Selain itu, tersedia juga beras premium Candi Mulyo sebanyak 500 kilogram dengan harga Rp67.000 per kantong. Komoditas lain yang disediakan meliputi gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan beras merah, semuanya dengan harga yang terjangkau. Selain di Kabupaten Sidoarjo, gerakan amankan harga pangan juga dilakukan secara serentak di 12 titik lain di Jatim. Di antara lokasi tersebut adalah Mojokerto, Madiun, Bojonegoro, Bondowoso, Malang, Probolinggo, dan Banyuwangi. Acara peluncuran gerakan ini juga dihadiri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, serta Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya. Menurut Awaludin, acara ini merupakan bentuk sinergi Perum Bulog dengan berbagai instansi lainnya dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan, khususnya di Jawa Timur. ANTARA