BANTEN –
**Borneonews**, Serang - Tim relawan dan forum pencarian dan pertolongan (SAR) Banten merayakan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia dengan cara yang unik. Pada Sabtu, mereka membentangkan bendera raksasa berukuran 45 x 30 meter di Danau Retensi 3 KP3B Serang. Ketua Pelaksana acara, Lulu Jamaluddin, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi suatu momen bersejarah. Menurutnya, acara ini menggambarkan bagaimana relawan dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam pelaksanaan pembentangan bendera merah putih yang megah ini. "Mudah-mudahan ke depan kolaborasi ini bisa terus ditingkatkan," ujar Lulu. Lulu menjelaskan bahwa para relawan dan forum SAR yang terlibat dalam kegiatan ini telah teruji dalam menghadapi berbagai bencana alam di Provinsi Banten. Oleh sebab itu, mereka selalu siap dan sigap dalam situasi darurat. “Semuanya sudah teruji,” tegasnya. Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, memberikan apresiasi kepada semangat anggota potensi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam merayakan HUT ke-79 Republik Indonesia. Al Muktabar menilai bahwa aktivitas relawan dan Forum Potensi SAR Banten sangat luar biasa, terutama dalam mengisi kemerdekaan dengan membentangkan bendera merah putih di Danau Retensi 3 KP3B Serang. Ia menambahkan bahwa wilayah Banten memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi. "Kita tidak bisa melawannya. Hanya bisa berikhtiar untuk mengantisipasinya, dan peran relawan bersama forum ini sangat besar akan hal itu," kata Al Muktabar. Lebih lanjut, Al Muktabar menyebutkan bahwa semangat yang ditunjukkan harus terus digelorakan. Ini merupakan bagian dari usaha untuk mengisi kemerdekaan. “Salah satunya dengan cara kegiatan ini, membentangkan bendera merah putih raksasa di atas permukaan air,” ungkap Muktabar sambil menyaksikan langsung pembentangan bendera dari atas perahu. ANTARA