BANDA ACEH –
**Borneonews**, Banda Aceh - Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, Pemerintah Aceh telah melakukan penyerahan cinderamata sebagai tanda jasa kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran, dan warakawuri di tanah rencong. Penyerahan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi nyata dari pemerintah Aceh terhadap para pahlawan yang telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. Pj Gubernur Aceh, Bustami, menyatakan bahwa penyerahan cinderamata ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan yang mendalam. Acara tersebut berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh, di mana Pj Gubernur Aceh beserta istri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh hadir dalam prosesi ini. Cinderamata diserahkan kepada ahli waris dan keluarga pahlawan, termasuk dari pahlawan nasional Cut Meutia, Cut Nyak Dhien, Laksamana Malahayati, dan Mayjen Purn H T Djohan, serta sejumlah pahlawan lainnya. Bustami menekankan bahwa kehadiran tokoh-tokoh penting dalam acara ini menggambarkan penghormatan tinggi terhadap jasa-jasa yang telah diberikan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia juga menambahkan bahwa penyerahan tersebut bukan hanya sekadar simbol penghargaan, tetapi juga sebagai pengingat bagi masyarakat Aceh akan pentingnya mengenang jasa pahlawan yang telah berkorban demi tanah air. Lebih lanjut, Bustami menegaskan bahwa komitmen pemerintah Aceh adalah untuk terus menghormati dan mengenang jasa-jasa para pahlawan, serta menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah mereka wariskan kepada generasi mendatang. Melalui acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menghargai dan mengenali kontribusi besar yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam perjalanan bangsa. ANTARA