JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Pelatih Chelsea, Vincenzo "Enzo" Maresca, tengah menghadapi tantangan serius akibat jumlah pemain yang terlalu banyak dalam skuadnya menjelang laga melawan Manchester City yang dijadwalkan berlangsung Minggu malam esok. Saat ini, Chelsea memiliki total 43 pemain dalam tim utama, ditambah lebih dari 50 nama lain yang masih terikat kontrak, termasuk mereka yang sedang dipinjamkan ke klub lain. Dalam dua tahun terakhir, klub ini mengeluarkan dana lebih dari satu miliar pound sterling, setara dengan Rp20,3 triliun. Maresca mengungkapkan bahwa situasi ini bukanlah hal yang ideal. "Saat ini ada 43 pemain, dan itu bukanlah hal yang bagus," ujarnya seperti yang dikutip dari AFP. Pelatih asal Italia ini bahkan menyerahkan persoalan tersebut kepada manajemen Chelsea untuk mencari solusi yang tepat. Dia menunjuk Wakil Direktur Olahraga Chelsea, Paul Winstanley, dan Laurence Stewart sebagai pihak yang seharusnya bertanggung jawab dalam menuntaskan permasalahan ini. Maresca menyadari pentingnya meraih kepercayaan dari suporter yang mengharapkan kestabilan tim setelah kepergian pelatih Mauricio Pochettino. Kondisi ini menyebabkan ketidaknyamanan di kalangan para penggemar Chelsea, terutama terkait dengan pemain-pemain jebolan akademi yang harus meninggalkan klub untuk menyeimbangkan anggaran. Salah satu pemain yang terpaksa tidak dibawa dalam laga melawan Manchester City adalah Conor Gallagher, yang saat ini masih berada dalam proses pindah ke Atletico Madrid. Sementara itu, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menilai bahwa jumlah pemain yang sangat banyak membuat Chelsea tampak seolah memiliki dua skuad terpisah. "Namun tentu saja, alasan mereka melakukan itu bukan urusan saya," ungkapnya. Dalam catatan sejarah pertemuan antara kedua klub, Manchester City mendominasi 50 pertemuan terakhir dengan mencatatkan 27 kemenangan, sementara Chelsea berhasil meraih kemenangan dalam 18 pertemuan. ANTARA