SEMARANG –
**Borneonews**, Semarang - Kereta Api Argo Bromo Anggrek, yang menjalani rute Jakarta-Surabaya, mengalami kecelakaan setelah menabrak sebuah mobil di perlintasan sebidang. Kecelakaan ini terjadi pada petak jalur antara Stasiun Gambringan dan Stasiun Jambon, tepatnya di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Sabtu lalu. Menurut informasi awal yang diperoleh, dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden ini. Franoto Wibowo, Manajer Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian mengenai kejadian tersebut. Franoto menjelaskan bahwa lokasi kecelakaan merupakan perlintasan sebidang yang dijaga oleh masyarakat secara swadaya. Meskipun masinis KA Argo Bromo Anggrek telah membunyikan klakson berulang kali sebagai tanda peringatan, pengemudi mobil tidak mengindahkan peringatan tersebut dan tetap melintas. Dampak dari tabrakan ini adalah kerusakan pada lokomotif KA Argo Bromo Anggrek, yang menyebabkan perjalanan kereta tidak dapat dilanjutkan. Akibatnya, rangkaian kereta tersebut terpaksa berhenti di Stasiun Kradenan untuk menunggu kedatangan lokomotif pengganti. Franoto melaporkan bahwa kejadian ini menyebabkan perjalanan KA Argo Bromo Anggrek mengalami keterlambatan sekitar 123 menit karena harus menunggu lokomotif pengganti. Selain itu, kecelakaan ini juga berimbas pada perjalanan KA Sembrani, yang mengalami keterlambatan sekitar 22 menit. PT KAI selanjutnya memberikan layanan pemulihan kepada penumpang kereta yang terkendala perjalanannya akibat insiden ini. Pihak berwenang terus berupaya untuk memastikan keselamatan serta pelayanan yang optimal bagi penumpang di masa mendatang. ANTARA