BANDUNG –
**Borneonews, Cirebon** - Ajang pameran otomotif bertajuk *Kustomlang* 2024, yang menampilkan mobil dan motor klasik serta kustom, diselenggarakan di Kota Cirebon, Jawa Barat. Pameran ini diadakan sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua Pelaksana *Kustomlang* 2024, Raisja Dermawan, menjelaskan bahwa acara ini menjadi media ekspresi bagi para pecinta otomotif dan juga sebagai momentum kolaborasi kreatif di kalangan anak muda. Ia mengungkapkan, "Acara ini menjadi ajang ekspresi bagi para pecinta otomotif sekaligus momentum kolaborasi kreatif di kalangan anak muda." Pada tahun ini, tema yang diusung adalah *Dare to Hug*, yang bermakna keberanian untuk menyatukan berbagai elemen dalam satu wadah. Raisja menambahkan, "Kami ingin memeluk *circle* baru, semuanya harus digabungkan jadi satu. Kegiatannya bertepatan dengan 17 Agustus 2024." Dukungan dari pemerintah, terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, juga menjadi faktor penting dalam kelancaran acara ini. Banyak komunitas otomotif di Cirebon dan sekitarnya ikut terlibat dalam pameran ini. Raisja berharap, kegiatan ini bisa menjadi hadiah bagi masyarakat sekaligus mengajak generasi muda di Kota Cirebon untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam dunia otomotif. "Saya pribadi merasa, Cirebon belum memiliki ajang yang menggabungkan motor, mobil, pameran, bahkan musik keras sekaligus," tambahnya. Pameran *Kustomlang* 2024 merupakan tahun ketiga pelaksanaan acara ini di Cirebon dan terus berupaya memperkuat gerakan otomotif kustom di kota ini. Raisja menyebutkan bahwa pameran kali ini berhasil menarik 19 peserta untuk kategori mobil dan 53 peserta untuk kategori motor. "Acara ini melibatkan banyak komunitas, termasuk teman-teman dari *Garage*. Meskipun banyak kendala, kami harus berani menghadapi semuanya, karena kustom di dunia otomotif harus terus berjalan," jelasnya. Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, memberikan apresiasi terhadap acara ini sebagai bagian dari upaya mempromosikan wisata di bidang otomotif di Cirebon. Ia menyatakan bahwa pameran ini bukan hanya sekadar ajang otomotif, melainkan juga mampu menarik wisatawan dan memperkenalkan Cirebon sebagai daerah tujuan wisata dengan destinasi yang unik dan menarik. "Dengan adanya pameran seperti *Kustomlang*, kami dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota, untuk menikmati keunikan Cirebon dari sisi otomotif," ungkap Agus. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah baik dalam mempromosikan Cirebon sebagai kota yang kaya akan kreativitas dan budaya, termasuk dalam bidang otomotif. ANTARA