JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Mantan pebasket nasional, Dimas Mahendra, menilai bahwa koordinasi antara manajemen Indonesian Basketball League (IBL) dan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) telah berjalan dengan baik dalam upaya memajukan olahraga basket di Tanah Air. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara kedua pihak ini sangat penting untuk pengembangan basket di Indonesia. Dimas mengenang pertemuannya dua tahun lalu dengan Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. Keduanya, yang merupakan alumni dari sekolah menengah yang sama, melakukan diskusi mendalam mengenai pengembangan IBL. Dalam perbincangan tersebut, Dimas memberikan saran untuk membangun IBL dan bola basket di Indonesia dengan cara menjembatani pertemuan antara para pemain senior atau mantan pemain dengan junior melalui berbagai event dan forum. "Saya melihat, koordinasi antara pengelola IBL dengan Perbasi sudah berjalan cukup baik untuk melibatkan para pemain muda dan senior," ungkap David, sapaan akrab Dimas, dalam wawancara di Jakarta. Ia menambahkan bahwa selama satu tahun pertama kepemimpinan Junas, banyak inisiatif yang dihasilkan oleh IBL dan Perbasi melibatkan pemain senior serta mantan pemain. David berpendapat bahwa dengan adanya forum tersebut, para pemain senior dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka kepada generasi muda, serta membangun hubungan baik di antara mereka. “Dengan begitu, para pemain senior bisa berbagi pengalaman dengan junior, sekaligus bersilaturahmi untuk bertukar pikiran terkait perkembangan bola basket,” ujarnya. Lebih lanjut, Dimas menjelaskan bahwa efek dari menjembatani hubungan ini sangat positif untuk para pemain dan penyelenggaraan kompetisi. "Efek kedua ketika itu terjalin, maka penggemar dari pemain senior atau mantan pemain akan otomatis terikat untuk mendukung penyelenggaraan IBL, sehingga bisa semakin meriah," tambahnya. Sebagai bentuk kontribusinya, Dimas mengaku aktif menjembatani interaksi antara pemain senior dan junior. Bersama Andi "Batam" Poedjakesuma dan M. Bayu Radityo, ia menggagas sebuah kanal bernama Pakar Basket. Kanal ini bertujuan untuk menghubungkan pemain masa lalu dengan pemain masa kini, sehingga proses pertukaran informasi dan pengalaman dapat terus berlangsung dalam ekosistem basket Indonesia. ANTARA