JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20, Indra Sjafri, menegaskan pentingnya membangun kekuatan tim tanpa tergantung pada satu atau dua pemain tertentu. Ia menyampaikan bahwa prinsip ini sangat penting untuk tim usia muda. Saat mengadakan konferensi pers di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Indra menyatakan, "Kalau untuk tim usia muda saya selalu punya prinsip tidak tergantung dengan satu pemain." Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap pertanyaan mengenai dampak ketidakhadiran pemain diaspora dalam uji coba yang dilaksanakan di Korea Selatan, jelang kualifikasi Piala Asia U-20 2024. Dua pemain diaspora yang tidak akan bergabung dalam laga antarfederasi yaitu Jens Raven dan Welber Jardim. Meskipun absennya beberapa pemain tersebut, Indra menegaskan bahwa ia tetap berkomitmen untuk memaksimalkan kekuatan skuad yang ada. Indra menjelaskan bahwa skuad Tim Nasional U-20 saat ini masih memerlukan penambahan di setiap lini. Hal ini berbeda dengan pemain-pemain di timnas senior yang relatif sudah permanen. "Ini tidak ada Jens Raven, kita cari yang lalu. Tidak ada Arkhan Kaka, kita cari yang lain," tuturnya menjelaskan. Ia juga menekankan arahan dari Ketua Umum PSSI bahwa jumlah pemain di timnas U-20 perlu diperbanyak, dengan harapan minimal ada tiga hingga empat pemain tambahan untuk setiap posisi. "Bahkan sebaiknya 5 pemain, tapi tidak segampang itu juga kita mencari pemain-pemain yang berkualitas yang pantas masuk timnas," pungkasnya. Indra Sjafri menunjukkan dedikasinya untuk terus membentuk tim yang solid dan tidak bergantung hanya kepada beberapa bintang, melainkan mengandalkan kekuatan kolektif dari seluruh anggota skuad. Dengan persiapan yang matang dan pendekatan yang tepat, diharapkan timnas U-20 Indonesia dapat bersaing di pentas internasional. ANTARA