= **Borneonews**, Sukabumi
Ratusan warga binaan permasyarakatan di Lapas Kelas II B Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menerima remisi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Pemberian remisi ini berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Sebanyak 953 warga binaan mendapatkan remisi untuk peringatan Hari Kemerdekaan RI 2024, di mana enam di antaranya menerima remisi bebas. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, setelah ia bertindak sebagai inspektur upacara pemberian remisi dan penyerahan keputusan Menkumham RI pada peringatan HUT ke-79 RI di Lapas Kelas II B Warungkiara.
Menurut Iyos, remisi ini merupakan hak bagi narapidana yang memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 14 UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Beberapa persyaratan tersebut meliputi berkelakuan baik dan telah menjalani masa hukuman penjara minimal enam bulan.
Pemotongan masa tahanan yang diberikan bervariasi mulai dari satu hingga enam bulan. Para warga binaan yang memperoleh remisi ini telah dinilai layak oleh pihak Lapas Warungkiara berdasarkan kriteria yang berlaku.
Khusus kepada enam narapidana yang mendapatkan remisi bebas, mereka diharapkan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan melanggar hukum dan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan bermanfaat.
Iyos juga menambahkan pesan kepada warga binaan yang masih menjalani sisa masa tahanan untuk bersabar, berkelakuan baik, mematuhi aturan yang ada, serta berkomitmen untuk tidak melakukan pelanggaran hukum di masa depan.
Setelah pelaksanaan upacara, Iyos memberikan bingkisan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi kepada enam mantan narapidana yang baru saja mendapatkan remisi bebas. Selain itu, ia juga menyerahkan sejumlah sarana olahraga kepada pihak Lapas Warungkiara sebagai bentuk dukungan bagi rehabilitasi warga binaan di lapas tersebut.
ANTARA
Ratusan WBP Lapas Warungkiara Terima Remisi HUT RI ke-79
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Komentar (0)
Memuat komentar…







