JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Mantan pebasket nasional Dimas 'Mbot' Mahendra mengungkapkan bahwa kehadiran pemain asing yang berkualitas dalam Indonesian Basketball League (IBL) telah meningkatkan tingkat kompetitif liga tersebut. Dia menilai, keberadaan pemain asing tersebut memberikan tantangan yang sangat penting bagi pemain lokal untuk bersaing di level internasional. Dimas 'Mbot' menjelaskan bahwa jika pemain lokal hanya menghadapi sesama pemain lokal, hal ini dapat berujung pada dampak negatif bagi tim nasional. Pasalnya, tantangan yang dihadapi ketika melawan pemain asing sering kali lebih berat, terutama dari segi ukuran tubuh dan kecepatan yang lebih baik. Oleh karena itu, Mbot mengingatkan pentingnya pengalaman melawan pemain dengan karakteristik seperti itu. "Kalau tidak terbiasa dilawan maka akan sulit nanti," tegas Mbot. Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa keberadaan pemain asing telah berkontribusi pada peningkatan kualitas atlet lokal ketika membela tim nasional. Saat ini, rata-rata tinggi pemain asing mencapai antara 1,9 meter hingga 2 meter. Menurut Mbot, jika pemain lokal tidak terbiasa menghadapi lawan dengan ukuran tersebut, maka mereka akan mengalami kesulitan dalam bersaing di kompetisi internasional. Regulasi mengenai pemain asing dalam liga tersebut juga dipandang mendatangkan dampak positif. Selain meningkatkan daya tarik masyarakat untuk menyaksikan pertandingan basket, hal ini memberikan manfaat bagi pengembangan pemain lokal. Mbot menambahkan bahwa dengan adanya pemain naturalisasi, persaingan untuk masuk ke tim nasional semakin ketat. Di IBL 2024, pengelola kompetisi menerapkan tiga perubahan besar yang akan memengaruhi liga secara keseluruhan. Pertama, sistem pertandingan diubah dari format series ke sistem kandang-tandang. Mulai musim ini, 14 klub peserta IBL akan melakoni total 26 pertandingan, yang terdiri dari 13 laga kandang dan 13 tandang selama babak reguler. Kedua, terkait gaji pemain, IBL telah menetapkan aturan mengenai total gaji maksimal untuk seluruh pemain dalam satu klub, yaitu sebesar Rp10 miliar per musim. Ketiga, mengenai kuota pemain asing, klub diizinkan untuk memiliki lima pemain asing, namun hanya boleh memainkan maksimal dua orang sekaligus dalam satu pertandingan. Dengan langkah-langkah ini, IBL bertujuan untuk menciptakan liga yang lebih kompetitif dan menarik, baik bagi pemain maupun bagi penonton. ANTARA