JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memaknai Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-79 Republik Indonesia dengan semangat untuk memerdekakan para penerima zakat, atau muzaki, dari kemiskinan. Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa HUT Ke-79 RI ini merupakan sebuah penegasan komitmen Baznas untuk memberdayakan mustahik agar dapat lepas dari belenggu kemiskinan dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Noor menyatakan bahwa tanggung jawab yang diemban oleh Baznas dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara adalah besar. Dalam hal ini, upaya bersama perlu dilakukan demi menyejahterakan umat serta mencerdaskan bangsa. Oleh karena itu, Baznas berupaya menyelaraskan program dan kegiatan zakat dengan tujuan untuk mencapai pencapaian sosial yang lebih tinggi. Dalam peringatan HUT ke-79 RI tahun ini, Baznas mengangkat tema "Mustahik Merdeka". Noor menyoroti pentingnya kemerdekaan Indonesia yang telah membawa banyak kemajuan, salah satunya adalah lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Menurutnya, UU 23 Tahun 2011 merupakan tonggak sejarah bagi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia, di mana undang-undang ini memastikan adanya sinergi antara pemerintah dengan Baznas serta lembaga-lembaga zakat lainnya dalam upaya menyejahterakan umat. Noor menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan menyejahterakan dan mencerdaskan bangsa, diperlukan peningkatan kinerja dalam berbagai sektor. Ia menjelaskan bahwa ada empat unsur penguatan utama yang harus diperhatikan, yaitu penguatan lembaga dan manajemen, penguatan sumber daya manusia (SDM), penguatan infrastruktur, dan penguatan jaringan. “Penguatan lembaga dan manajemen harus dilakukan untuk memastikan bahwa Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia memiliki manajemen yang baik dan profesional,” ujarnya. Noor juga menekankan pentingnya untuk terus memperkuat kompetensi serta profesionalisme amil zakat Baznas di seluruh Indonesia. Menurutnya, tugas menyejahterakan umat dan mencerdaskan bangsa memerlukan SDM yang berkualitas dan memiliki keterampilan yang baik. Dengan berbagai langkah strategis ini, Baznas berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. ANTARA