JAKARTA –
**Borneonews** Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, menekankan pentingnya setiap warga negara Indonesia untuk berperan aktif dalam membangun bangsa. Dalam sambutannya, Gus Halim, sapaan akrabnya, menyatakan, "Setiap dari kita memiliki peran penting dalam menjaga dan membangun negara ini." Pernyataan ini disampaikan saat beliau bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Desa Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Gus Halim memberikan penghormatan yang tulus kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. "Pada hari yang penuh makna ini, kita memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa kita," ujar Gus Halim. Upacara peringatan tersebut diakhiri dengan detik-detik proklamasi dan pengibaran Sang Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera (paskibra) yang melibatkan siswa-siswi dari SMA Negeri 2 Trawas, SMPN 1, dan SMPN 2 Trawas. Aktivitas pengibaran bendera berlangsung dengan khidmat, diiringi oleh lagu kebangsaan "Indonesia Raya" yang dinyanyikan oleh Paduan Suara dari MTS Thoriqul Ulum dan Madrasah Aliyah Wahid Hasjim Trawas. Rangkaian kegiatan upacara juga mencakup pembacaan doa. Puncak acara dimeriahkan oleh penampilan tarian jaranan yang dibawakan oleh siswa-siswi SD se-Kecamatan Trawas. Tarian tersebut tidak hanya menampilkan keahlian, tetapi juga semangat para siswa dalam merayakan hari kemerdekaan. Sebagai simbol kebanggaan dan rasa syukur atas pencapaian bangsa, acara ditutup dengan sesi foto bersama. Turut hadir dalam peringatan tersebut adalah Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendes PDTT, Luthfiyah Nurlaela, Sekretaris BPSDM Rosyid, dan Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Kemendes PDTT, Nursaid. Pada tahun ini, tema Peringatan HUT RI adalah "Nusantara Baru Indonesia Maju," yang mencerminkan momentum transisi menuju ibu kota baru, Nusantara, serta transisi pemerintahan yang sedang berlangsung. ANTARA