JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan empat catatan penting terkait 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang terdapat di seluruh Indonesia. Penyampaian tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Robert Simbolon, membacakan pernyataan tersebut dan bertindak sebagai Inspektur Upacara di PLBN Motamasin mewakili Mendagri. Dalam keterangannya, Robert menyampaikan bahwa melalui momentum peringatan Hari Kemerdekaan ini, terdapat beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Catatan pertama menyoroti aspek ekonomi kawasan. Ditekankan pentingnya memperkuat rantai pasok logistik domestik yang menuju kawasan perbatasan. Ini juga mencakup upaya peningkatan nilai tambah hasil produk, termasuk kerajinan tangan masyarakat yang berada di daerah perbatasan, serta dukungan pemasaran terhadap produk tersebut ke negara tetangga. Selanjutnya, catatan kedua berkaitan dengan pengelolaan PLBN. Ditekankan bahwa perlu adanya peningkatan dalam tata kelola, pengawasan, dan pelayanan di semua PLBN. Selain itu, pengelolaan risiko dalam aspek keamanan dan pelayanan juga sangat penting untuk dilakukan. Pada catatan ketiga, terdapat penekanan terhadap layanan lintas batas negara yang mencakup keimigrasian, kepabeanan, serta kekarantinaan. Diperlukan peningkatan kapasitas lembaga dan personel yang bertanggung jawab sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara. Catatan terakhir meminta seluruh lapisan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Semua warga negara Indonesia, khususnya yang tinggal di perbatasan, diharapkan mampu menjadi simbol nasionalisme di kawasan tersebut. Lebih jauh, pengelolaan perbatasan negara diakui sebagai urusan pemerintahan yang kompleks dan bersifat multifungsional. Dalam pembangunan kawasan perbatasan, kolaborasi antara berbagai pihak dan pentahelix sangatlah penting. Setiap unsur, termasuk pemerintah dari tingkat provinsi hingga desa, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat dan media, memiliki potensi dan kekuatan yang dapat saling mendukung jika bergerak secara sinergis. Sebuah ajakan disampaikan oleh Tito dalam peringatan HUT Ke-79 RI, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok tanah air, sesuai dengan cita-cita para pendiri negara. "Bersama, kita wujudkan perbatasan yang kuat, sejahtera, dan menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya. ANTARA