**Borneonews**, Banda Aceh - Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian hingga saat ini belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran sumur minyak yang terjadi di daerah tersebut. Kebakaran tersebut terjadi pada anjungan pengeboran yang terletak di Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
Dijelaskan oleh Muliadi, lokasi kejadian masih berbahaya sehingga olah TKP tidak dapat dilakukan. "Kebakaran sumur minyak tersebut saat ini sedang ditangani oleh pihak perusahaan," ungkapnya saat dihubungi dari Banda Aceh. Muliadi menegaskan bahwa olah TKP akan dilaksanakan setelah kondisi lokasi sumur minyak yang terbakar dinyatakan aman. Kegiatan ini penting untuk memastikan penyebab kebakaran, yang mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
Keempat korban kebakaran mengalami luka bakar dengan persentase yang bervariasi, yaitu berkisar antara 10 hingga 30 persen, dan saat ini mereka sedang mendapatkan perawatan medis. Muliadi menginformasikan bahwa sumur minyak tersebut dimiliki oleh PT Pertamina EP Rantau Field.
Sementara itu, pihak kepolisian sudah mengambil langkah-langkah pengamanan di lokasi kejadian dengan memasang pita garis polisi untuk mencegah masyarakat mendekat. Muliadi menekankan bahwa meskipun api telah berhasil dipadamkan, kondisi lokasi masih memerlukan perhatian karena potensi bahaya yang ada.
Selanjutnya, Muliadi menambahkan bahwa olah TKP akan dilakukan begitu pihak perusahaan memberikan lampu hijau bahwa sumur minyak tersebut sudah aman. Ia juga menyebutkan bahwa sumur minyak tersebut memiliki kedalaman hingga 900 meter.
Kebakaran anjungan pengeboran sumur minyak ini terjadi pada hari Sabtu, 17 Agustus 2024, sekira pukul 14.00 WIB. Insiden tersebut diduga bermula dari semburan minyak yang kemudian diikuti oleh ledakan dan kobaran api yang besar.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, bersama petugas pemadam kebakaran Pertamina I dan dibantu oleh personel TNI dan Polri, bekerja sama untuk memadamkan api. Proses pemadaman api dinyatakan berhasil sekitar pukul 14.54 WIB.
Staf Humas Pertamina EP Field Rantau, Nurseno, memastikan bahwa kebakaran yang terjadi di kawasan Bukit Tempurung tersebut sedang dalam penanganan pihak perusahaan. "Saat ini kami masih dalam proses penanganan terlebih dahulu. Terkait informasi lebih lanjut, akan kami informasikan kembali. Mohon doanya agar proses penanganan dapat berlangsung lancar," ujar Nurseno.
ANTARA
Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Tamiang, Empat Korban Luka Bakar
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Komentar (0)
Memuat komentar…







