MEDAN –
**Borneonews**, Medan - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Utara memberikan remisi kepada 166 narapidana (napi) yang terlibat dalam tindak pidana korupsi sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, Anak Agung Gde Krisna, mengungkapkan bahwa remisi ini diberikan untuk memperingati momen bersejarah tersebut. Dalam pernyataannya, Agung mengungkapkan bahwa remisi tidak hanya diberikan kepada napi korupsi. Pihaknya juga memberikan remisi kepada sekitar 11.000 narapidana yang terlibat dalam kasus tindak pidana umum di Provinsi Sumatera Utara. Dengan demikian, total narapidana yang menerima remisi mencapai angka signifikan dari jumlah keseluruhan warga binaan. Agung menjelaskan bahwa total warga binaan yang ada di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara mencapai 19.491 orang. Dari jumlah tersebut, 18.844 warga binaan menerima remisi umum satu, sementara 607 orang lainnya mendapatkan remisi umum dua. Remisi umum dua ini berarti bahwa narapidana yang menerimanya memperoleh pengurangan hukuman yang memungkinkan mereka untuk langsung bebas setelah mendapatkan remisi. Penyerahan remisi tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Penjabat Gubernur Sumut, Agus Fatoni, di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas II Medan. Dalam kesempatan itu, Agung juga menyampaikan harapannya kepada warga binaan yang mendapatkan remisi umum dua. Dia meminta agar mereka dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas dan berintegrasi dengan masyarakat serta keluarga. Agung menegaskan pentingnya perubahan sikap setelah kembali ke masyarakat. "Harapan kami adalah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, menjadi masyarakat yang baik, serta taat dan dapat berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara," ujar Anak Agung Gde Krisna menekankan tujuan dari pemberian remisi ini. Dengan adanya remisi ini, diharapkan para narapidana dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan untuk mengubah hidup mereka ke arah yang lebih positif dan membawa dampak baik bagi lingkungan mereka. ANTARA