BORNEONEWS, Sampit - Dua perempuan berparas cantik pembawa baki bendera, tetap mengenakan hijab pada upacara pengibaran dan penurunan bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) di Stadion 29 Nopember Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Pembawa baki saat pengibaran bendera pada peringatan detik-detik Proklamasi itu bernama Rizky Klolifah Afriliani. Gadis berusia 16 tahun ini merupakan seorang pelajar dari SMKN 2 Sampit.
Sedangkan pembawa baki saat penurunan bendera bernama Riana Syifa Azzahra. Ia yang lahir 10 Juni 2008, tak gentar membawa sang saka merah putih di tengah guyuran hujan hingga kembali ke tangan Wakil Bupati Kotim, Irawati. Dia diketahui sebagai siswi dari SMAN 2 Sampit.
Bupati Kotim, Halikinnor menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan anggota Paskibraka mengenakan hijab. Hal itu merupakan salah satu yang tidak perlu diperdebatkan.
"Pelepasan jilbab itu ada yang mengatur sudah ditegaskan Kepala BPIP bahwa itu tidak dipaksakan. Tidak perlu kita permasalahkan hal itu. Yang jelas, aturan yang sudah dibuat bisa dilaksanakan dengan baik," kata Halikinnor.
--page
Selain 2 pembawa baki bendera tersebut, anggota Paskibraka Kotim 2024, perempuan mayoritas mengenakan hijab saat pemusatan latihan hingga melaksanakan tugas. Hanya 3 orang anggota Paskibraka perempuan yang tidak mengenakan hijab. (DEWI PATMALASARI/Y)









