**Borneonews, Jakarta** - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga cabai rawit merah mengalami penurunan menjadi Rp59.870 per kilogram (kg), sedangkan harga beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog tetap di angka Rp12.590 per kg pada 18 Agustus 2024.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Panel Harga Bapanas, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional masih menunjukkan fluktuasi. Untuk beras premium, harganya masih mengalami sedikit kenaikan, yakni sebesar 0,13 persen atau Rp20 menjadi Rp15.560 per kg. Di sisi lain, harga beras medium turun sebesar 0,15 persen atau Rp20 menjadi Rp13.540 per kg. Beras SPHP dari Bulog, di sisi lainnya, tetap stabil pada harga Rp12.590 per kg.
Mengenai komoditas bawang, terjadi kenaikan pada harga bawang merah yang meningkat 1,77 persen atau Rp450 menjadi Rp25.930 per kg. Sementara itu, bawang putih bonggol juga mengalami kenaikan, meskipun hanya sedikit, yaitu 0,68 persen atau Rp270 menjadi Rp40.030 per kg. Jika dilihat dari segi harga cabai merah keriting, terdapat peningkatan sebesar 1,86 persen atau Rp830 menjadi Rp45.400 per kg, namun harga cabai rawit merah mengalami penurunan sebesar 2,75 persen atau Rp1.690 menjadi Rp59.870 per kg.
Dalam aspek harga daging, daging sapi murni mengalami kenaikan sebesar 0,47 persen atau Rp640 menjadi Rp135.540 per kg. Namun, harga daging ayam ras turunnya mencapai 2,49 persen atau Rp870 menjadi Rp34.130 per kg, dan telur ayam ras juga mengalami penurunan sebesar 0,42 persen atau Rp120 menjadi Rp28.570 per kg.
Kedelai biji kering (impor) tercatat turun tipis sebesar 0,50 persen atau Rp60 menjadi Rp11.890 per kg, sementara harga gula konsumsi naik sebesar 0,39 persen atau Rp70 menjadi Rp17.970 per kg. Minyak goreng kemasan sederhana mengalami penurunan yang sangat kecil, yaitu 0,11 persen atau Rp20 menjadi Rp17.960 per kg, sedangkan minyak goreng curah turun 0,75 persen atau Rp120 menjadi Rp15.900 per kg.
Harga tepung terigu curah juga tercatat turun tipis sebesar 0,20 persen atau Rp20 menjadi Rp10.230 per kg. Serupa dengan itu, tepung terigu non-curah mengalami penurunan 0,83 persen atau Rp110 sehingga harganya menjadi Rp13.180 per kg.
Lebih lanjut, harga jagung di tingkat peternak turun sebesar 1,90 persen atau Rp110 menjadi Rp5.690 per kg, dengan garam halus beryodium yang juga mengalami penurunan sebesar 0,69 persen atau Rp80 menjadi Rp11.450 per kg.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung meningkat cukup signifikan hingga 3,46 persen atau Rp1.260 menjadi Rp37.650 per kg. Namun, harga ikan tongkol turun tipis sebesar 0,95 persen atau Rp300 sehingga harganya menjadi Rp31.250 per kg, sedangkan ikan bandeng juga mengalami penurunan sebesar 1,60 persen atau Rp510 menjadi Rp31.400 per kg.
ANTARA
Harga Cabai Rawit Turun, Beras dan Komoditas Pangan Stabil
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







