SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pawai Pembangunan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Kotawaringin Timur digelar hari Minggu, sehingga rute pawai berubah dari tahun sebelumnya mempertimbangkan toleransi.

"Saya memohon maaf rute pawai pembangunan tahun ini kita rubah karena di Jalan A Yani banyak rumah ibadah, gereja-gereja yang melaksanakan ibadah pada hari Minggu," kata Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor saat membuka pawai, Minggu, 18 Agustus 2024.

Rute pawai pembangunan tahun ini menghindari jalan yang terdapat gereja-gereja. Pemerintah daerah mempertimbangkan masyarakat yang pada hari Minggu melaksankan ibadah. Ini supaya kegiatan pawai tetap berjalan dengan baik dan lancar serta saling menghargai antarsesama.

Penyelenggaraan pawai pembangunan pada kali ini mengusung sub tema 'kreatifitas tanpa batas untuk kotim hebat'. Sub tema ini untuk mengingat perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan dengan mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan tersebut melalui kreatifitas yang mempertimbangkan kondisi masa lalu, kondisi saat ini dan kondisi akan datang yang ingin dicapai.

Pawai tersebut diikuti kurang lebih 251 kelompok dari 5 kategori yaitu sepeda hias pelajar, pejalan kaki pelajar, pejalan kaki masyarakat umum dan OPD, drum band, serta kendaraan hias.

--page

"Saya ucapkan terima kasih kepada panitia, peserta, dan seluruh masyarakat yang bahu membahu menyukseskan pawai pembangunan," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)