JAKARTA –
**Borneonews**, Jumlah Korban Tewas di Gaza Hampir Mencapai 40.100 Orang Tentara Israel baru-baru ini menewaskan 69 warga Palestina dalam serangan di Jalur Gaza. Dengan demikian, jumlah total korban tewas sejak 7 Oktober 2023 kini mencapai 40.074 orang. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan setempat. Dalam pernyataan yang dikeluarkan, kementerian tersebut juga menyebutkan bahwa sekitar 92.537 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang berlangsung. Dalam waktu 48 jam terakhir, terdapat lima insiden besar yang mengakibatkan pembantaian keluarga di mana 69 orang tewas dan 136 lainnya terluka. Situasi di lapangan semakin memprihatinkan, karena banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan atau di jalan-jalan. Tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka, menambah kesulitan dalam upaya penyelamatan. Israel sendiri terus menerus menghadapi kecaman internasional berkaitan dengan serangan brutal yang telah dilakukannya di Gaza, yang berlangsung sejak serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas. Di tengah konflik yang telah berlangsung lebih dari 10 bulan ini, sebagian besar wilayah Gaza kini terbengkalai akibat blokade yang menghalangi masuknya makanan, air bersih, dan obat-obatan. Lebih lanjut, Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). Mahkamah tersebut memerintahkan untuk segera menghentikan operasi militer di selatan kota Rafah, di mana lebih dari 1 juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum wilayah tersebut diserang pada 6 Mei. Keadaan ini menimbulkan kepedihan yang mendalam di kalangan penduduk sipil yang terjebak dalam konflik berkepanjangan ini. ANTARA