PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama Juli 2024, hampir seluruh provinsi di Kalimantan mengalami kenaikan Nilai Tukar Petani atau NTP, yakni Kalimantan Selatan sebesar 1,84 persen, Kalimantan Barat sebesar 1,80 persen, Kalimantan Timur sebesar 1,70 persen, dan Kalimantan Utara sebesar 0,20 persen.

"Kalimantan Tengah menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Kalimantan yang mengalami penurunan NTP, yakni sebesar 0,15 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Minggu, 18 Agustus 2024.

Sejalan dengan NTP, kata Agnes lagi, hampir seluruh provinsi di Pulau Kalimantan pada Juli 2024 juga mengalami kenaikan NTUP, kecuali Kalimantan Tengah yang mengalami penurunan NTUP sebesar 0,72 persen.

"Kenaikan NTUP tertinggi tercatat di Kalimantan Barat yakni sebesar 1,80 persen, sedangkan kenaikan terkecil di Kalimantan Utara sebesar 0,20 persen," tuturnya lagi.

--page

Secara nilai, NTP maupun NTUP tertinggi pada Juli 2024 masih menjadi milik Kalimantan Barat, dengan NTP sebesar 153,80 dan NTUP 157,68.

"Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan NTP terendah yakni sebesar 112,99, sedangkan NTUP terendah menjadi milik Kalimantan Selatan sebesar 116,58," jelas Agnes.

Nilai tukar Kalimantan Tengah, katanya, menempati urutan tertinggi ketiga se-Kalimantan, baik untuk NTP sebesar 125,09 maupun NTUP sebesar 128,91. (TESTI PRISCILLA/Y)