JAYAPURA –
**Borneonews**, Sentani - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, bersama masyarakat adat Papua, menunjukkan komitmen yang kuat untuk menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang direncanakan pada tahun 2024 di wilayah mereka. Upaya ini ditandai dengan pertemuan antara Penjabat Bupati Jayapura, Samuel Siriwa, dan tokoh masyarakat adat Kampung Ifar Besar Sentani di Obhe Reiklhebey, yang merupakan Rumah Adat Kampung Ifar Besar. Samuel Siriwa, setelah dilantik oleh Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, langsung mengadakan pertemuan untuk membahas agenda utama, yaitu pelaksanaan pilkada yang direncanakan pada tanggal 27 November 2024. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pentingnya dukungan dari masyarakat adat agar pilkada dapat berjalan dengan baik sesuai harapan. “Pilkada dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan masyarakat adat, sehingga kami mengharapkan partisipasinya secara aktif,” jelasnya. Siriwa juga menggarisbawahi bahwa tahapan dan proses pilkada saat ini sedang berlangsung. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pilkada dapat berlangsung sesuai yang diharapkan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh terpecah belah karena perbedaan pilihan, melainkan harus tetap damai dan santun dalam memandang masa depan Kabupaten Jayapura yang lebih baik. Dalam konteks ini, dia berharap agar para *ondofolo*, yang merupakan kepala suku di Kabupaten Jayapura, dapat mengajak masyarakat untuk saling bergandengan tangan dalam menghadapi Pilkada serentak 2024. “Serahkan semua urusan kepada KPU dalam menjalankan semua tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan pilkada, dan kondisi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus dijaga bersama,” tambahnya. Sementara itu, Alfius Imerson C Nicolas Joku, seorang tokoh masyarakat adat Papua, menyatakan harapannya agar imbauan dan pesan dari Penjabat Bupati Jayapura dapat dilaksanakan dengan baik dan diikuti oleh masyarakat. Menurut Nicolas, keberhasilan pilkada merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah dan aparat keamanan saja, tetapi juga melibatkan semua pihak termasuk masyarakat adat. Oleh karena itu, program Pemkab Jayapura sangat penting untuk didukung oleh masyarakat demi terwujudnya kenyamanan dan kesejahteraan. “Perbedaan bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi harus saling menguatkan dalam menuju Kabupaten Jayapura yang diharapkan,” pungkasnya. ANTARA