BANTEN –
**Borneonews**, Perairan Salira - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten tengah melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Mooring Romi Putra Mandiri yang dilaporkan hilang di Perairan Salira, Kabupaten Serang, Banten. Korban yang dicari adalah Hayani, seorang laki-laki berusia 35 tahun yang merupakan warga Sumuranja Selatan, RT 11/RW 06, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 17 Agustus 2024, sekitar pukul 20:30 WIB. Saat itu, kapal yang sedang berlayar mengalami kerusakan mendadak pada mesinnya, di tengah arus laut yang kencang dan gelombang yang cukup tinggi. Salah satu ABK berupaya untuk menghidupkan kembali mesin kapal, tetapi saat proses tersebut, kapal mengalami hentakan yang mengakibatkan satu orang ABK hilang. Kepala Kantor Basarnas Banten, Al Amrad, menyampaikan harapan agar korban dapat ditemukan pada hari yang sama. Ia mengatakan, "Kami berharap korban bernama Hayani hari ini bisa ditemukan." Tim gabungan SAR pun melakukan pencarian di sekitar Perairan Salira, meskipun kondisi cuaca saat ini berawan. Perlu diketahui bahwa korban yang hilang saat ini berprofesi sebagai pekerja di bagian Mooring Boat. Tim SAR terus berupaya mencari di lokasi yang diduga menjadi tempat korban terjatuh. Pencarian akan berlangsung sampai korban berhasil ditemukan. Kejadian ini menyoroti tantangan yang dihadapi para pelaut di perairan terbuka, terutama saat menghadapi cuaca buruk dan kondisi laut yang tidak bersahabat. Upaya pencarian oleh tim gabungan diharapkan dapat memberikan hasil yang baik dan cepat dalam menemukan korban. ANTARA