**Borneonews**, Jakarta - Polres Metro Jakarta Timur telah berhasil menangkap lima remaja yang terlibat dalam niat tawuran di Jalan Terang Elok, Cakung. Penangkapan ini terjadi pada hari Minggu, 18 Agustus 2024. Keberhasilan tersebut diperoleh setelah aparat kepolisian mendapati kelima remaja itu membawa senjata tajam.
Kapolres Metro Jakarta Timur, yang diwakili oleh Kepala Satuan Samapta, Kompol Hendra Wijaya, menginformasikan bahwa selain menangkap para remaja tersebut, pihaknya juga menyita sejumlah senjata tajam jenis cocor bebek. Hendra menjelaskan, "Kami berhasil menggagalkan aksi tawuran setelah tim mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis cocor bebek di Jalan Terang Elok."
Peristiwa ini berawal ketika tim patroli polisi menemukan sekelompok pemuda yang berkumpul di lokasi tersebut, yang dicurigai akan melakukan tawuran. Mengantisipasi potensi kerusuhan, polisi segera mengawasi gerak-gerik mereka. Hendra menambahkan, setelah menangkap para remaja tersebut, mereka dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami membawa mereka langsung ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan guna penyelidikan dan proses lebih lanjut," ujar Hendra. Sebagai bagian dari upaya penyelidikan, polisi juga meminta mereka untuk menjalani pemeriksaan urine. Apabila ada yang dinyatakan positif menggunakan narkoba, proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hendra menegaskan komitmen Polres Metro Jakarta Timur dalam meningkatkan upaya patroli guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
ANTARA
Polres Metro Jakarta Timur tangkap lima remaja bawa senjata tajam
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







