**Borneonews, Surabaya** - PT Pertamina Patra Niaga AFT Juanda bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menggelar aktivitas penghijauan di sepanjang jalur pendakian Gunung Arjuno. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia.
Aviation Fuel Terminal Manager Juanda, Ady Hafriady, menjelaskan bahwa upaya penghijauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Ekspedisi 79 Arjuno 3339 MDPL. Salah satu kegiatan utama dalam ekspedisi ini adalah pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Arjuno yang terletak pada ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Dalam pelaksanaannya, setiap pendaki diharuskan membawa bibit tanaman cemara gunung untuk ditanam di sepanjang jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuno. Lokasi pendakian ini berada dalam kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Aktivitas penghijauan ini dimulai sejak hari Jumat, 16 Agustus 2024, diawali dengan penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan Aviation Fuel Terminal Juanda. Kerja sama ini berfokus pada upaya untuk melestarikan keanekaragaman hayati.
Perjanjian kerja sama ini juga mencakup pendampingan dalam percepatan pengelolaan perhutanan sosial di Provinsi Jawa Timur melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus). Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama lima tahun ke depan. Program pelestarian keanekaragaman hayati akan dilaksanakan di Taman Hutan Raya Raden Soerjo, sedangkan program pendampingan akan dilakukan di Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) yang terletak di Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Taman Hutan Raya Raden Soerjo merupakan satu-satunya kawasan konservasi yang pengelolaannya ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kawasan ini berfungsi sebagai penyangga kehidupan bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Gunung Arjuno, selain merupakan lokasi penanaman bibit, juga diakui sebagai salah satu cagar biosfer dengan tingkat biodiversitas yang tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, upaya konservasi di kawasan ini menjadi sangat penting, terutama setelah insiden kebakaran yang terjadi pada tahun 2023.
Area Manager Communication Relation and CSR Regional Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa dua program ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mengedepankan aspek lingkungan yang berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat membangun semangat juang semua pihak dalam memulihkan ekosistem. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan lingkungan.
"Semakin lestari lingkungannya maka manfaat kawasan konservasi bagi kehidupan masyarakat dipastikan akan meningkat," ungkap Ahad.
ANTARA
Pertamina Patra Niaga lalukan penghijauan di Gunung Arjuno
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







