BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews**, Bandarlampung Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bandarlampung mengonfirmasi bahwa pelayanan kepada masyarakat akan tetap berlangsung meskipun salah satu bagian gedung mereka mengalami kebakaran pada hari Ahad pukul 02.45 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Bandarlampung, Makmur, yang menegaskan pentingnya menjaga layanan kepada masyarakat pascakejadian tersebut. Makmur menyebutkan bahwa dalam rapat yang diadakan bersama Kantor Wilayah Kemenag Lampung, mereka sepakat bahwa pelayanan tidak boleh terhenti akibat insiden kebakaran ini. Sebagai langkah awal, petugas yang bertugas di ruangan yang terbakar akan dipindahkan ke ruangan lain yang selamat dari kebakaran. "Hal ini untuk memaksimalkan pelayanan kami kepada umat," jelasnya. Dalam peristiwa kebakaran tersebut, beberapa ruangan yang terbakar mencakup ruang kepala kantor, ruang tata usaha, ruang protokol, ruang kepegawaian, ruangan darma wanita, ruang Bimas Katolik, serta ruang untuk zakat dan wakaf. Juga, ruang perencanaan menjadi bagian yang terdampak. Makmur menyampaikan bahwa semua dokumen yang terdapat dalam ruangan tersebut habis dilalap api. Mengenai kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini, Makmur mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memberikan angka pasti. "Kami masih dalam tahap pendataan. Nanti, jika sudah ada laporan, kami akan mencocokkan informasinya dengan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandarlampung," ujarnya. Kebakaran di Kantor Kemenag Kota Bandarlampung terjadi pada pukul 02.45 WIB, dan Dinas Pemadam Kebakaran serta Penyelamatan Bandarlampung berhasil memadamkan api pada pukul 05.27 WIB. Dalam upaya pemadaman tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan 30 personel dan mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani situasi tersebut. ANTARA