YOGYAKARTA –
**Borneonews**, Bantul - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar perlombaan sepatu roda tingkat provinsi DIY yang bertajuk Jogja Friendly Match 2024. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memajukan dan mendorong pengembangan prestasi atlet dalam cabang olahraga sepatu roda di daerah ini. Dalam pembukaan acara, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan harapannya yang besar agar prestasi olahraga sepatu roda di Bantul dan DI Yogyakarta dapat semakin cemerlang di masa depan. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai ajang untuk menunjukkan bakat dan potensi atlet sepatu roda, khususnya anak-anak di Bantul yang memiliki kemampuan tinggi dan semangat juang yang luar biasa, bahkan di usia sekolah dasar. Bupati menegaskan bahwa untuk memajukan olahraga sepatu roda, diperlukan perhatian dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk orang tua, klub, atlet, dan pemerintah. Komitmen bersama sangat penting dalam mengembangkan olahraga ini di Bantul. Melalui perlombaan yang diikuti lebih dari 200 atlet dari DIY, harapan besar terlihat bahwa sepatu roda dapat menjadi cabang olahraga andalan, terutama karena Bantul memiliki fasilitas yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Ia menambahkan bahwa pentingnya penyempurnaan dalam pembinaan atlet sudah terkoneksi dengan infrastruktur yang ada, serta organisasi yang punya manajerial baik. Sinergi antara semua pihak ini diharapkan dapat menjadi kekuatan yang solid, mengingat sistem pendukung sudah ada. Bupati juga menggarisbawahi tiga unsur penting yang harus dikembangkan dalam olahraga, yaitu fisik, keterampilan teknik, dan mental. Menurutnya, perhatian orang tua terhadap kebugaran kesehatan atlet sangat vital. Selain itu, keterampilan teknik harus terus diasah, dan mental atlet juga harus dijaga dengan baik. Dengan terpenuhinya ketiga unsur tersebut, optimisme terhadap potensi cabang olahraga sepatu roda di Bantul untuk berlaga di berbagai event, termasuk Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan kompetisi internasional, semakin kuat. Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa Pemkab Bantul juga berencana mengembangkan *sport tourism* atau pariwisata olahraga. Ia mencatat bahwa olahraga dan pariwisata dapat saling mendukung, sebagaimana yang terlihat pada perlombaan pacuan kuda yang telah sukses diadakan di Bantul. Ia percaya bahwa dampak positif bagi pengembangan ekonomi pariwisata dapat dirasakan, dan hal yang sama diharapkan terjadi pada olahraga sepatu roda. Dengan banyaknya event nasional yang direncanakan akan diselenggarakan di Stadion Sultan Agung, diharapkan mampu menarik perhatian dan partisipasi lebih banyak orang serta memperkuat ekosistem pariwisata olahraga di Bantul. ANTARA