**Borneonews**, Jakarta - Pelatih PSBS Biak, Juan Esnaider, menekankan pentingnya fokus dari timnya setelah mengalami kekalahan kedua berturut-turut dalam dua pekan awal Liga 1 Indonesia musim 2024/25. Dalam pernyataannya yang diambil dari laman resmi Liga Indonesia, Esnaider menjelaskan bahwa timnya sempat menunjukkan performa yang cukup baik saat melawan PSM Makassar di pekan kedua, namun akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2 akibat gol yang tercipta pada detik-detik terakhir pertandingan.
Dalam pengamatannya, Esnaider menyebut PSM Makassar sebagai tim yang kuat. "Kami melawan tim yang bagus. Tim yang di pertandingan sebelumnya menang 3-0. Tim ini baru saja promosi dan belum memiliki banyak pengalaman di Liga 1," ungkapnya. Meskipun PSBS Biak kembali merasakan kekalahan, pelatih asal Argentina ini menegaskan bahwa ia cukup puas dengan penampilan para pemainnya.
Namun, hasil yang tidak memuaskan tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Esnaider. Ia perlu memastikan bahwa Alexsandro Pereira dan rekan-rekannya dapat meraih poin perdana di kompetisi ini. PSBS Biak dijadwalkan akan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada Jumat, 23 Agustus 2024, pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi penentuan penting sebelum memasuki masa jeda kompetisi akibat agenda internasional FIFA.
"Saya senang dengan cara bermain tim. Jika kami bermain dengan cara seperti ini, suatu saat kami akan menang," tegas Esnaider, menandaskan optimisme terhadap masa depan timnya. Pada pertandingan terakhir kontra PSM Makassar, PSBS Biak sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang dicetak oleh pemain Argentina, Abel Arganaraz.
Tim yang dijuluki Badai Pasifik ini kini menjadi salah satu dari lima tim di Liga 1 Indonesia musim ini yang belum memperoleh poin setelah dua pekan berjalan. Hal ini menunjukkan perlunya upaya lebih dari semua anggota tim untuk mampu bersaing dan menghasilkan performa yang lebih baik ke depannya.
ANTARA
PSBS Biak Hadapi Kekalahan Kedua, Juan Esnaider Soroti Fokus Tim
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







